Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tolak Pajak Apple, Elon Musk Tunda Centang Biru Berbayar
    Insight News

    Tolak Pajak Apple, Elon Musk Tunda Centang Biru Berbayar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 November 2022Updated:30 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Rencana Twitter Blue meluncur di aplikasi iOS harus ditunda. Ini karena perusahaan ingin menghindari potongan sebesar 30 persen via Apple App Store.

    Saat Twitter Blue tersedia di awal bulan ini, pengguna hanya dapat berlangganan lewat aplikasi di App Store. Tetapi Elon Musk secara terbuka men-tweet ketidaksenangannya dengan kebijakan Apple, ia ingin menghindari kewajiban membayar biaya Apple.

    Musk telah mengatakan bahwa Blue yang memungkinkan orang untuk membeli tanda centang verifikasi biru. Awalnya fitur ini akan diluncurkan kembali pada 29 November, setelah pendaftaran sempat dihentikan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    The Verge telah mendengar tentang penundaan tersebut dari seseorang yang mengetahui langsung masalah tersebut. Karyawan Twitter telah diberi tahu bahwa akan ada perubahan lain pada Blue, termasuk kenaikan harga satu sen dari US$7,99 menjadi US$8 dan memerlukan verifikasi nomor telepon, menurut laporan dari Platformer, dikutip dari The Verge, Rabu (30/11/2022).

    Selama bulan ini, Musk sedang rajin mencuitkan protes kepada Apple. Seperti pada 18 November, dia mengkritik potongan biaya di App Store dengan menyebutnya sebagai “pajak 30% tersembunyi di Internet”.

    Dan awal pekan ini dia mengklaim bahwa Apple, yang dilaporkan sebagai salah satu pengiklan terbesar Twitter, sebagian besar telah menghentikan iklan di jejaring sosial.

    Apple, kata Musk, juga mengancam untuk memblokir Twitter dari App Store-nya tanpa memberi tahu alasannya.

    Apple belum secara terbuka mengakui tweet Musk. Tapi banyak yang berspekulasi bahwa tindakan seperti PHK massal yang memangkas tim yang bertanggung jawab atas moderasi konten, atau karena keputusan untuk mengembalikan akun yang ditangguhkan, dan mantan Presiden Donald Trump dapat membuat Twitter bertentangan dengan kebijakan App Store.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Mundur, Twitter Maju Terus Bahas Akuisisi September

    (dem)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.