Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Toko Huawei Diserbu, Warga China Rela Begadang tapi Paginya Ngamuk
    Insight News

    Toko Huawei Diserbu, Warga China Rela Begadang tapi Paginya Ngamuk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 September 2024Updated:21 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Ponsel lipat terbaru Huawei dijual di China mulai hari ini, Jumat (20/9). Namun ternyata banyak konsumen yang kecewa karena ponsel seharga US$2.800 (Rp 42 juta) itu tidak tersedia bagi pelanggan yang datang langsung ke toko.

    Di toko utama Huawei di kota Shenzhen, konsumen mengatakan mereka kesal setelah diberi tahu bahwa hanya konsumen yang sudah pre-order saja yang dapat membeli Mate XT baru.

    “Saya sudah di sini sejak pukul 10 malam tadi karena ponsel lipat tiga ini adalah yang pertama dan saya senang dapat mendukung negara kami,” kata seorang mahasiswa bermarga Ye, dikutip dari Reuters, Jumat (20/9/2024). “Tapi ini sangat mengecewakan. Mereka seharusnya menjelaskan bahwa kami tidak dapat membeli langsung,” imbuhnya.

    Konsumen lain mengatakan sampai harus mengambil cuti sehari untuk mengantre membeli Huawei Mate XT baru mulai Kamis malam.

    “Mereka tidak menjelaskan dengan jelas bahwa tidak ada ponsel [yang bisa langsung dibeli]. Ini mengecewakan,” ujarnya.

    Kisah serupa juga terjadi di toko Huawei Wangfujing di Beijing, di mana konsumen diberi tahu bahwa hanya mereka yang sudah dikonfirmasi pre-order yang dapat membeli ponsel tersebut.

    Kekecewaan itu muncul setelah analis memperingatkan bahwa kendala rantai pasokan dapat membuat banyak calon pembeli Mate XT tidak mendapatkan apa-apa.

    Huawei tidak mengatakan berapa banyak ponsel yang telah diproduksi sejauh ini atau berapa banyak pelanggan yang akan menerima Mate XT pada hari peluncuran.

    Peluncuran Mate XT, yang menurut para analis memiliki chipset buatan lokal, menunjukkan kemampuan Huawei untuk menghadapi sanksi AS meskipun kemampuan perusahaan untuk memproduksi secara massal masih menjadi sebuah catatan.

    Laporan IDC mencatat, Mate XT sudah dipesan sebanyak 6,5 juta unit saat masa pre-order, hampir dua kali lipat dari sekitar 3,9 juta ponsel pintar lipat yang dikirimkan ke seluruh dunia pada kuartal kedua tahun ini.

    Sementara analis senior di Isaiah Research Lori Chang menyebut, berdasarkan pemeriksaan komponen utama Huawei Mate XT, termasuk panel, kaca penutup, dan engsel, kemungkinan tengah menghadapi masalah hasil produksi.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Apple Wajib Bayar Denda Rp 221 T di Tengah Peluncuran iPhone 16




    Next Article



    Malas Beli iPhone 16, Warga China Malah Berebut HP Canggih Ini



    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.