Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tips Foto Bulan Malam Hari Agar Potret Supermoon Ciamik
    Insight News

    Tips Foto Bulan Malam Hari Agar Potret Supermoon Ciamik

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Juli 2023Updated:3 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Fenomena supermoon bisa disaksikan sore ini di Indonesia. Jika ingin mengabadikan kejadian langka memakai HP, berikut beberapa tipsnya.

    Pada awal Juli, warga dunia termasuk Indonesia akan menyaksikan fenomena Supermoon pertama di tahun 2023. Supermoon bisa disaksikan di Indonesia pada hari ini, Senin (3/7/2023), mulai pukul 17.40 WIB.

    Dikutip dari Live Science, fenomena Supermoon akan membuat bulan berada pada posisi lebih rendah. Perlu dicatat, bulan sejatinya memiliki orbit berbentuk elips. Karena itu, jarak bulan bisa mencapai titik perigee (jarak terdekat) dan apogee (jarak terjauh) setiap bulannya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Supermoon sendiri punya banyak istilah. Selain Buck Moon, seringkali juga disebut Thunder Moon, Hay Moon, Salmon Moon, dan Raspberry Moon.

    Cara foto Supermoon pakai HP

    Untuk mengambil foto bulan yang super terang saat fenomena Supermoon, hal pertama yang harus diperhatikan adalah memilih waktu terbaik. Saat terbaik untuk mengambil foto bulan adalah segera setelah matahari terbenam saat bulan baru terbit. Warna langit dan awan, menurut Science Alert, membuat lebih mudah untuk menyesuaikan eksposur untuk mengambil foto terbaik bulan.

    Intinya, foto bulan lebih mudah diambil saat suasana masih terang.

    Kemudian, setelah kamera HP juga harus diperhatikan. Pengguna bisa memainkan fokus, eksposur, dan ISO, serta kecepatan shutter.

    “Pastikan tidak menggunakan flash dan hidupkan HDR. HDR berarti akan ada kontras lebih tinggi antara gelap dan terang di foto. HP zaman sekarang biasanya sudah dilengkapi HDR. Namun flash, justru merusak foto langit di malam hari,” kata Mark Lord, seorang fotografer kepada IFLScience.

    Lalu, foto bulan menggunakan HP justru disarankan tidak terlalu fokus ke bulan. Satu hal utama yang harus diperhatikan adalah jangan mencoba zoom terlalu dekat ke bulan. 

    “Bahkan HP tercanggih tidak punya kapasitas zoom terlalu baik. Berusaha zoom objek foto, khususnya objek yang sangat jauh seperti bulan, malah membuat kualitas dan resolusi gambar dikorbankan,” kata Lord.

    Lord menyarankan membuat foto yang menarik bergaya landscape, dengan kedalaman dan variasi memanfaatkan objek dan landmark di latar. Bulan di balik ranting pohon, misalnya, memberikan atmosfer yang berbeda.

    Meskipun latar yang menarik memberikan kesan berbeda, bulan tetap harus menjadi fokus. Sorot bulan dan klik untuk fokus otomatis. Jika memusatkan fokus di objek lain, bulan berisiko over ekspos.

    (dem/dem)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.