Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TikTok Shop Ditutup, Pedagang Curhat Bayar Iklan Rp 10 Juta
    Insight News

    TikTok Shop Ditutup, Pedagang Curhat Bayar Iklan Rp 10 Juta

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Oktober 2023Updated:4 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejak sore hari ini, Rabu (4/10/2023), TikTok Shop tak lagi beroperasi di Indonesia. Layanannya hilang di dalam aplikasi TikTok.

    Ini tentu berdampak pada pedagang atau seller di platform ini. Tidak hanya soal barang jualannya saja, tapi juga biaya lain yang sudah mereka keluarkan untuk iklan atau ads.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Harits, pedagang baju di Tanah Abang yang baru berjualan di TikTok Shop selama 4 hari.

    Walaupun baru, dia mengaku sudah habis Rp 10 juta untuk biaya ads di TikTok Shop.

    Meskipun akhirnya tutup ia tak mengaku menyesal. Sebab dilihat dari kacamata pedagang, untung rugi sudah menjadi makanan sehari-hari.

    “Sekarang lebih mau ke arah mana lagi aja, karena kita nggak bisa menghalangi regulasi pemerintah,” kata dia kepada CNBC Indonesia, Rabu (4/10/2023).

    Ia memanfaatkan ads di TikTok shop agar dapat menjangkau penonton yang lebih luas dan sesuai dengan apa yang menjadi target pasarnya.

    “Tiktok misalnya followers saya 0, engagement saya kecil, gimana cara saya nge reach market yang lebih luas,” jelasnya.

    Untuk diketahui, pemerintah RI telah menetapkan Permendag 31 Tahun 2023 sebagai penyempurnaan Permendag 50 Tahun 2020 pada 26 September lalu. Kebijakan ini ditujukan untuk menciptakan aturan main (playing field) yang setara dan adil bagi e-commerce di Tanah Air.

    Dalam aturan tersebut, dijelaskan bahwa media sosial dilarang berperan ganda sebagai e-commerce. Media sosial hanya bisa mempromosikan barang, tanpa melakukan transaksi dalam aplikasi.



    Artikel Selanjutnya


    TikTok Shop Tutup Besok, Voucher Pelanggan Hangus!

    (fab/fab)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.