Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TikTok Merajarela, Investor Tokopedia Bicara Prospek GoTo
    Insight News

    TikTok Merajarela, Investor Tokopedia Bicara Prospek GoTo

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Mei 2023Updated:9 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tiktok kini merambah industri belanja online dengan menawarkan promosi seperti gratis ongkos kirim dan diskon lain saat TikTok Live.

    Hal ini tak membuat East Ventures khawatir atas kompetitor lain seperti Tiktok yang menyaingi portofolionya. Adapun East Ventures merupakan investor awal Tokopedia pada 2010.

    Menurut Willson Cuaca, Co-Founder and Managing Partner East Ventures, kompetisi seperti ini sudah biasa terjadi di dunia e-commerce.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Dari dulu, sekitar 15 tahun yang lalu kita investasi ke Tokopedia. 4 bulan kemudian, Ebay datang, e-commerce lain juga dan hilang, ngga semua, Lazada kuat, Shopee jadi kuat, TikTok tetap stay di sini,” kata William saat Halal Bihalal dengan East Ventures, Selasa (9/5/2023).

    “Ya memang itulah dunia ini, dunia yang penuh dengan kompetisi,” imbuhnya.

    Soal biaya murah yang dikenakan TikTok ke pedagang, Willson juga tidak ambil pusing. Menurutnya, setiap pemain baru pasti mencari cara untuk merebut pengguna terutama lewat promosi besar-besaran.

    Namun, strategi tersebut tidak akan bisa dilakukan terus-terusan karena pada akhirnya setiap perusahaan harus profit. Untuk itu yang perlu ditekankan adalah setiap founders harus berusaha melakukan inovasi, mengawasi kompetisi landscape dan paling penting memberikan keuntungan bagi para pengguna (user).

    “Karena user lah yang akhirnya akan memilih, hari ini bisa jadi ada TikTok, next time juga pasti akan terus beda-beda kompetitornya,” ujarnya.

    Willson menjamin kehadiran TikTok tidak membuat perjalanan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) meraih profit makin panjang. Sebab saat ini, sebagian bisnis GoTo sudah ada yang mencetak laba.

    “Kalau diperhatikan GoTo ada business unit yang sudah profitable, ada yang belum. Kalau dianalisa lebih dalam, biasanya kompetisi tidak sehat bikin pusing. tapi selama kompetisi biasa itu aman.” pungkasnya.




    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.