Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TikTok Krisis! Taylor Swift dan BTS Kompak Cabut
    Insight News

    TikTok Krisis! Taylor Swift dan BTS Kompak Cabut

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Februari 2024Updated:1 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Universal Music Group menarik musik Taylor Swift dan BTS dari TikTok. TikTok dituding menebar ancaman dan bullying dalam proses negosiasi.

    Kesepakatan lisensi musik antara Universal dan TikTok kadaluarsa pada Rabu (31/1/2024). Kedua perusahaan belum berhasil mencapai kesepakatan baru. Artinya, seluruh katalog musik milik Universal termasuk lagu-lagu Taylor Swift dan BTS, lenyap dari TikTok.

    Lewat surat terbuka, Universal menyatakan mereka mendorong tiga hal kepada TikTok dalam proses negosiasi kontrak yaitu kompensasi yang pantas untuk artis dan penulis lagu, pelindungan dari dampak negatif AI, dan keselamatan online untuk pengguna TikTok. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Universal menyatakan bahwa mereka memilih untuk “berhenti sejenak di TikTok” untuk mendorong platform milik perusahaan China, ByteDance tersebut, menerapkan aturan yang lebih baik dalam hak AI, keselamatan online, dan bayaran yang lebih pantas untuk artis mereka seperti Taylor Swift, Drake, dan BTS.

    Menurut Universal, TikTok menawarkan pembayaran ke artis dan penulis lagu “secuil dari bayaran yang diberikan oleh platform media sosial besar lainnya.”

    Bahkan, pendapatan Universal dari TikTok saat ini hanya sekitar 1 persen dari total pendapatan lisensi. TikTok padahal punya basis pengguna yang besar dan terus tumbuh dengan pendapatan iklan yang makin besar serta platform yang sangat bergantung pada konten berlatar musik.

    Universal juga menuding TikTok membiarkan “rekamanan rekayasa AI” banjir di platformnya, serta menyediakan perangkat yang “memberikan kemampuan serta mempromosikan musik ciptaan AI.” Menurut Universal, TikTok menawarkan kontrak yang membiarkan konten AI menggerus royalti yang dibayarkan kepada artis manusia.

    TikTok telah menerbitkan respons atas tudingan Universal. “Sangat mengecewakan, Universal Music Group mengedepankan keserakahan di atas kepentingan artis dan penulis lagu di bawah mereka.”




    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.