Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TikTok Jadi Ecommerce, Kominfo Khawatir Banjir Penipuan
    Insight News

    TikTok Jadi Ecommerce, Kominfo Khawatir Banjir Penipuan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Juli 2023Updated:20 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejak beberapa waktu terakhir, isu TikTok merambah ke industri e-commerce jadi pembicaraan publik. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi ikut menyinggung hal tersebut.

    Saat konferensi pers di kantor Kementerian Kominfo, Kamis (20/7/2023), Budi menjelaskan jika fenomena social-commerce merupakan sesuatu yang baru. Namun, dia mengharapkan aktivitas itu tidak menghambat kreativitas masyarakat.

    “Ini fenomena baru, di mana medsos dipakai untuk transaksi. Jaga ini, jangan sampai kreativitas terhambat. Masyarakat dilindungi jangan sampai jadi ajang penipuan,” jelasnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia menambahkan jika pihaknya masih mengkaji lebih dalam soal fenomena tersebut. Ia juga menegaskan pihaknya tetap melakukan perlindungan pada masyarakat.

    “Kita kaji fenomena ini. Prinsipnya perlindungan konsumen dan menumbuhkan kreativitas,” ungkap Budi.

    Sementara itu, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan social-commerce ini terbagi atas dua hal, yakni fasilitas transaksi dalam platform dan logistik ke masyarakat.

    Namun, yang diawasi pemerintah adalah yang difasilitasi platform. Semuel mengatakan peraturan layanan tersebut disamakan kebijakan pada e-commerce.

    “Yang kita awasi yang ditawarkan oleh platform, masuk dalam regulasi e-commerce,” kata Semuel.

    Sementara itu, masyarakat juga diminta berhati-hati jika menggunakan social-commerce pribadi. Karena layanan ini tidak melalui platform resmi.

    “Masyarakat harus jeli. Antara masyarakat, pembayaran tidak melalui platform harus dipahami. Harus check and re-check orang trusted,” ucap Semuel.



    Artikel Selanjutnya


    Operator Seluler Minta Menkominfo Budi Arie Turunkan Harga

    (fab/fab)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.