Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»TikTok Blokir Konten Uang Kripto, Influencer Menjerit
    Insight News

    TikTok Blokir Konten Uang Kripto, Influencer Menjerit

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Agustus 2021Updated:27 Agustus 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – TikTok menghapus konten soal uang kripto (TikTok). Hal ini dikeluhkan influencer Lucas Dimos pemilik akun TikTok bernama theblockchainboy.

    Berdasarkan pengalamannya setidaknya 10 videonya telah dihapus oleh TikTok meski dia merasa tidak melakukan kesalahan. Alasannya mempromosikan kegiatan ilegal dan barang-barang yang diatur Undang-Undang.

    Lucas Dimos pun khawatir jika TikTok menghapus satu lagi videonya maka ia akan dikeluarkan dari Platform video pendek milik Bytedance ini selamanya.

    “Hal itu menjadikan akun saja di ujung tanduk,” ujar Dimos seperti dikutip dari CNBC International, Jumat (27/8/2021). “Kami sekarat sekarang. Kami menggelepar. Kami mencoba membangun komunitas dan membimbingnya ke arah yang benar.”

    “Itu hampir seperti reaksi spontan dari TikTok terhadap semua penipuan yang terjadi,” ungkap Dimos yang memiliki 314 ribu followers di TikTok. “Meskipun mereka mungkin telah memblokir postingan penipuan, kami semua pembuat konten tidak dapat memposting konten kami.”

    CNBC juga berbicara dengan 11 creator cryptocurrency di TikTok dan mereka mengaku videonya diblokir meski konten yang ditampilkan bersifat pendidikan dengan sedikit penjelasan.

    TikTok menerapkan sistem pemblokiran otomatis pada video yang melanggar kebijakan mulai Juli 2021. Baru-baru ini TikTok juga memperbaharui kebijakan konten bermerek, melarang promosi layanan keuangan termasuk cryptocurrency.

    Akibat kebijakan ini konten kreator sedang mempertimbangkan beralih ke platform lain seperti YouTube milik Google, Twitter, Instagram Facebook dan aplikasi obrolan Discord, di mana mereka menyebutkan lebih banyak kebebasan untuk konten cryptocurrency.

    “Masalahnya sebenarnya bukanlah iklan,” ujar seorang influencer cryptocurrency yang bernama Wendy O. “Ini fakta bawah TikTok melarang bayangan dan menyensor pembuat konten kripto dan banyak dari kita memposting karya pendidikan yang bagus.”

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.