Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tidak Main-Main Soal TV Digital, Pemerintah Bentuk Satgas
    Insight News

    Tidak Main-Main Soal TV Digital, Pemerintah Bentuk Satgas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 April 2022Updated:30 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tidak main-main dalam perubahan siaran TV analog ke digital. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan pemerintah dan LPP TVRI, serta LPS akan melakukan komunikasi intens untuk mengawasi distribusi dan pemasangan Set Top Box (STB) yang diamanatkan aturan untuk keluarga miskin.

    “Selanjutanya satgas yang dibentuk akan mengawasi keseluruhan pengakhiran TV analog dan awal mengawali siaran TV digital penuh di Indonesia,” jelas Plate dalam Konferensi Pers: Kick Off Analog Switch Off (ASO) Tahap 1 secara digital, Jumat (29/4/2022).

    Plate menambahkan walaupun usaha sosiaslisasi switch off ini telah lebih dari enam bulan. Tapi LPP dan LPS berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi yang tepat sasaran agar masyarakat memahami secara khusus jenis TV yg mereka miliki, dan manfaat TV digital di Indonesia.

    “Siaran TV digital penuh akan memberikan manfaat yang bagi pemirsa TV teresterial, karena akan lebih banyak pilihan kanal TV, dan perusahaan TV punya kesempatan konten-konten yang lebih bervariasi, dan siaran yang lebih banyak,” ungkap Plate.

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan melakuan sesuai jadwal pelaksanaan program analog switch off (ASO) pada 30 April 2022 pada pukul 24:00. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan kalau pemerintah bersama dengan LPP TVRI dan Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) telah melakukan berbagai persiapan.

    “Kesiapan membangun infrastruktur infra multipleks untuk tahap satu di 56 wilayah siaran di 166 kabupaten/kota telah selesai dan dapat digunakan,” jelas Plate dalam Konferensi Pers: Kick Off Analog Switch Off (ASO) Tahap 1 secara digital, Jumat (29/4/2022).

    Di sisi lain, pada tahap dua dan tiga, pemerintah masih perlu membangun infrastruktur yang tugasnya diambil pemerintah, yakni melalui Kominfo dan TVRI. Secara rinci TVRI akan menyelesaikan 17 infrastruktur multipleks sebanyak 17 dan Kominfo sebanyak 15.

    Plate juga mengatakan kalau penghentian tetap analog TV tahap I dimulai di tiga wilayah siaran, delapan kabupaten/kota tepatnya di Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Meranti. Adapun yang kedua wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) di tiga kabupaten yaitu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Belu, dan Kabupaten malaka, serta wilayah siaran Papua Barat di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.

    Plate memainta masyarakat yang televisinya belum bisa menerima siaran digital untuk segera memakai Set Top Box (STB). Sementara itu, untuk masyarakat miskin STB dan konektornya disiapkan oleh LPP TVRI dan enam LPS, yaitu MNC Grup, Media Grup, SCM Grup, Viva Grup, Trans Media Grup, RTV Grup, dan Nusantara TV.

    [Dexpert.co.id]

    (hps/hps)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.