Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Thanos Ada Benarnya, Peneliti Ungkap Berkah Buat Manusia
    Insight News

    Thanos Ada Benarnya, Peneliti Ungkap Berkah Buat Manusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Mei 2023Updated:28 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Masih ingat tokoh Thanos dari Marvel? Raksasa berwarna ungu itu punya keinginan menghapus setengah populasi alam semesta. Ternyata keinginan itu ada benarnya dan bisa jadi berkah buat umat manusia.

    Penduduk dunia sendiri telah mencapai delapan miliar akhir tahun lalu. Namun sejumlah negara mengalami penurunan jumlah populasi, termasuk salah satu dengan jumlah terbesar yakni China.

    Direktur Population and Sustainibility Center for Biological Diversity, Stephanie Feldstein menyebutnya sebagai kabar baik. Penurunan itu bakal mengurangi tekanan untuk seluruh umat manusia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurutnya, hal tersebut berbeda dengan ucapan sejumlah pihak termasuk miliarder Elon Musk. Mereka meramalkan ekonomi akan memburuk jika populasi menyusut.

    “Model pertumbuhan tanpa akhir dan keuntungan jangka pendek mengorbankan orang rentan dan masa depan planet ini,” kata Feldstein, dikutip dari Scientific American, Kamis (25/5/2023).

    Dengan penurunan jumlah populasi, akan membantu menciptakan dunia yang lebih sehat. Selain juga menghadirkan Bumi yang kaya akan biologis.

    Selain itu masifnya pertumbuhan populasi manusia juga mengancam keberadaan ekosistem para satwa liar. Feldstein mencatat populasi mereka anjlok 69%.

    “Kita telah mengubah setidaknya 70% daratan Bumi, beberapa laporan menyebutkan 97%. Aktivitas kita telah mengusir satwa liar dari rumah dan menghancurkan ekosistem yang tidak tergantikan,” jelasnya.

    Dia menambahkan hilangnya keanekaragaman hayati membuat Bumi makin miskin. Tumbuhan dan hewan liar nyatanya menyatukan eksosistem vital.

    Bahkan kekacauan di lingkungan pun bakal mempengaruhi ekonomi. Misalnya Amerika Serikat (AS) saja bisa rugi hingga US$14,5 triliun karena kekacauan iklim, ungkap laporan Deloitte.

    “Bank Dunia memperkirakan ekosistem yang runtuh bisa senilai US$2,7 triliun pada 2030,” kata dia.


    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.