Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tetangga Bikin KEK Saingan, RI Langsung Siapkan Ini di Batam
    Insight News

    Tetangga Bikin KEK Saingan, RI Langsung Siapkan Ini di Batam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Juli 2024Updated:19 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id -Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi persaingan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Johor Baru yang akan dibangun oleh Malaysia-Singapura. Strategi tersebut di antaranya kemungkinan pemberian insentif tambahan, hingga integrasi beberapa kawasan di Batam.

    “Makanya kami dorong dari KEK sampai Proyek Strategis Nasional (PSN) betul-betul kita kawal, karena negara lain juga menawarkan banyak sekali insentif fiskal, non-fiskal, kita harus bersaing soal tax holiday dengan negara lain,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, di sela acara peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0, dikutip Jumat, (19/7/2024).

    Selain insentif fiskal, Susiwijono mengatakan pemerintah juga akan menyiapkan infrastruktur lebih lengkap dan bersaing. Misalnya saja soal tarif listrik yang naik di Batam pada 1 Juli kemarin untuk beberapa sektor bisnis.

    Dia mengatakan pemerintah akan melihat dampak kenaikan ini terhadap daya saing di Batam. Sebab, kata dia, perusahaan data center yang menjadi pengisi utama di KEK Nongsa Digital Park, Batam memerlukan banyak sekali suplai listrik dan air.

    “Kami akan lihat lagi, karena memang kita perlu bersaing dengan Johor Baru yang sekarang cukup intens dengan Singapura,” kata dia.

    Susiwijono melanjutkan pemerintah sebenarnya juga sudah memiliki rencana induk pengembangan kawasan Batam. Rencana tersebut adalah mengintegrasikan wilayah Batam, Bintan dan Karimun. Sebagaimana diketahui di 3 kawasan itu pemerintah memiliki KEK.

    “Akan kita integrasikan antara Batam, Bintan, Karimun, sekarang sedang kami konsep integrasinya supaya lebih kompetitif,” katanya.

    Sebelumnya, pemerintah Malaysia dan Singapura hampir menyelesaikan pembangunan KEK lintas batas pertama di Asia Tenggara. Kawasan tersebut diberi nama Special Economic Zone Johor-Singapura.

    Dikutip daridetik.com, penandatanganan kerja sama itu dilakukan pada 11 Januari 2024. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Ekonomi Malaysia Rafizi Ramli dan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong.

    KEK ini rencananya akan mencakup aspek pengembangan energi terbarukan, prosedur perizinan perdagangan yang lebih mudah, hingga persoalan pembatasan. KEK tersebut akan mulai beroperasi pada September 2024.

    Dari lokasi geografis, maka KEK tersebut akan berada dekat dengan KEK Indonesia, yaitu KEK Batam dan KEK Bintan. Sebagaimana diketahui, pemerintah membangun KEK Batam dan Bintan untuk menarik investasi di sekitar kawasan tersebut.

    Saksikan video di bawah ini:

    Bangun Hyperscale Data Center di Batam, Telkom Sambut Era Revolusi AI





    Next Article



    Video: Prospek NDP Batam Jadi Pusat & Penarik Investasi Teknologi RI



    (rsa/mij)

    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.