Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Terungkap! Rahasia Manusia Bisa Hidup hingga 100 Tahun
    Inspiring You

    Terungkap! Rahasia Manusia Bisa Hidup hingga 100 Tahun

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 Juli 2023Updated:1 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kacang-kacangan, meliputi buncis, kacang polong, lentil, dan buncis, bisa membantu manusia untuk hidup lebih lama. Kesimpulan ini didapatkan oleh Penulis dan pengusaha Dan Buettner setelah menghabiskan puluhan tahun meneliti zona biru atau komunitas di mana orang hidup panjang dan sehat hingga melewati usia 100 tahun.

    Dalam kunjungan itu, ia mendapati bahwa kacang-kacangan merupakan komponen utama makanan sehari-hari dari setiap zona biru. Zona biru ini ditemukan di Ikaria, Yunani; Okinawa, Jepang; Nicoya, Kosta Rika; Loma Linda, California; dan pulau Sardinia Italia.

    Buettner mengungkapkan semua anggota keluarga kacang-kacangan penuh dengan nutrisi. Termasuk tembaga, besi, magnesium, potasium, asam folat, seng, lisin, yang merupakan asam amino esensial, serta protein dan serat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Serat memberi Anda mikroba usus yang sehat dan peradangan yang lebih rendah serta fungsi kekebalan yang lebih baik,” kata Buettner, dikutip Sabtu (1/7/2023).

    Adapun setiap jenis kacang memiliki profil nutrisi yang berbeda. Misalnya, Aduki atau kacang hijau merah yang memiliki lebih banyak serat daripada varietas lainnya, lalu kacang fava dikemas dengan antioksidan lutein, sedangkan kacang merah hitam dan merah tua penuh dengan potasium dan buncis memiliki banyak magnesium.

    “Kacang juga dikemas dengan protein nabati yang lebih sehat karena memiliki lebih banyak nutrisi dengan kalori lebih sedikit daripada protein hewani,” tambah dia.

    Sementara itu, lanjut Buettner, studi juga menunjukkan manfaat kesehatan dari kacang-kacangan, sebagaimana telah lama diketahui oleh orang-orang di zona biru. Terungkap serat larut dalam kacang dapat mengurangi kolesterol dan membantu mencegah diabetes tipe 2 dengan menstabilkan gula darah.

    Di samping itu, studi tahun 2001 menemukan makan kacang empat kali seminggu mengurangi penyakit jantung sebesar 22%. Sementara itu, studi pada 2004 menemukan orang hidup kira-kira delapan tahun lagi untuk setiap asupan 20 gram kacang-kacangan atau sekitar satu ons.

    Studi lain pada 2016 bahkan menyebut kacang membantu menurunkan berat badan. Dalam studi ini, ditemukan orang yang makan hingga 9 ons kacang setiap hari selama enam minggu bisa kehilangan tiga perempat pon berat badan mereka.

    “Selain semua manfaat ini, kacang dan kerabatnya juga murah untuk dibeli dan dapat ditanam di rumah di berbagai jenis tanah. Ini menjadikannya makanan yang sempurna untuk membantu penduduk yang kurang beruntung secara ekonomi hidup lebih lama,” kata Buettner.



    Artikel Selanjutnya


    Mau Berumur Panjang seperti Orang Jepang? Hindari 6 Hal Ini

    (luc/luc)


    Innovation Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.