Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Terungkap! Binance Bakal Bantu Elon Musk Caplok Twitter
    Insight News

    Terungkap! Binance Bakal Bantu Elon Musk Caplok Twitter

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Mei 2022Updated:6 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Platform jual-beli aset kripto (cryptocurrency) terbesar di dunia dari sisi transaksi, Binance akan ikut menginvestasikan dananya kepada Elon Musk. Ini dalam rangka bos Tesla itu untuk membeli Twitter senilai US$44 miliar.

    Bursa Bitcoin itu akan menginvestasikan US$500 juta dalam pendanaan ekuitas sebagai bagian dari janji pembiayaan US$7 miliar. Binance menambah daftar investor di dalamnya, yang sebelumnya telah ada salah satu pendiri Oracle dan perusahaan modal ventura Sequoia.

    Nampaknya investasi ini menjadi modal CEO dan pendiri Binance Changpeng Zhao dalam mewujudkan desentralisasi Web3. Dia diketahui percaya pada visi dunia kripto mengenai jenis internet baru tersebut, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (6/5/2022).

    Web3 sendiri merupakan konsep pengalaman web baru yang dibangun di Blockhain. Layanan itu bisa menggabungkan token digital misalnya NFT dalam wilayah seperti media sosial, browser web atau video game.

    “Kami senang bisa membantu Elon mewujudkan visi baru untuk Twitter,” kata Zhao kepada CNBC Internasional.

    “Kami berharap bisa berperan dalam menyatukan media sosial dan Web3 serta memperluas penggunaan dan adopsi teknologi kripto serta Blockchain”.




    Foto: Infografis/Lini Masa Elon Musk Beli Twitter Rp 635 Triliun/Aristya Rahadian

    Konsep desentralisasi media sosial itu didukung oleh mantan CEO dan pendiri Twitter Jack Dorsey, yang diketahui juga sebagai pendukung Bitcoin. Sebelum meninggalkan kursi CEO, dia membantu membangun inisiatif untuk menciptakan protokol media sosial yang terdesentralisasi disebut Bluesky.

    Bluesky menyebut perusahaannya independen. Sementara Dorsey juga masuk dalam dewan perusahaan itu, serta juga secara terbuka mendukung tawaran Elon Musk.

    “Pada prinsipnya saya tidak percaya siapapun harus memiliki atau menjalankan Twitter,” ungkap Dorsey. “Ini ingin menjadi barang publik di tingkat protokol, buka perusahaan”.

    Sejak diumumkan resmi membeli Twitter, Elon Musk belum mengumumkan secara pasti rencananya dengan perusahaan tersebut. Namun dia mengisyaratkan membuat raksasa media sosial itu jadi situs yang lebih ramah pada kripto.

    Salah satunya termasuk dengan menerima token dogecoin yang terinspirasi meme sebagai metode pembayaran di dalamnya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.