Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Terbongkar Elon Musk Keluar Uang Sebanyak Ini Menangkan Trump
    Insight News

    Terbongkar Elon Musk Keluar Uang Sebanyak Ini Menangkan Trump

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Desember 2024Updated:11 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Miliarder Elon Musk mengeluarkan cukup banyak uang untuk mendanai Donald Trump saat menjadi calon presiden Amerika (AS) dalam pemilu tahun ini. Terungkap bos media sosial X itu memberikan US$242,6 juta (Rp 3,8 triliun).

    Jumlah itu membuatnya menjadi penyumbang terbesar dibandingkan dengan tokoh lain yang ikut mendukung Trump.

    Selain Musk, ada pula nama Marc Andreessen sebagai salah satu penyumbang Trump. Jumlahnya tak sebanyak Musk, ‘hanya’ US$5,5 juta (Rp 87,2 miliar) yang keluar dari kantong pendiri perusahaan modal ventura Andreessen Horowitz itu.

    Adapula Jan Koum yang merupakan pendiri WhatsApp memberikan US$5,1 juta (Rp 80,9 miliar). Presiden terpilih AS itu diketahui mengantongi US$273 juta (Rp 4,3 triliun) dari sumbangan saat pemilihan lalu, dikutip dari The Guardian, Senin (9/12/2024).

    Pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) lalu menimbulkan sebuah fenomena baru. Banyak tokoh teknologi yang ikut menyumbang untuk salah satu calon dengan jumlah yang mencapai triliunan rupiah.

    Kamala Harris, penantang Trump dalam pemilu lalu, mendapatkan total US$120,9 juta (Rp 1,9 triliun)yang juga banyak berasal dari tokoh teknologi. Salah satunya dari pendiri Facebook, Dustin Moskovitz senilai US$51,1 juta (Rp 810 miliar).

    Pendiri Linkedin Reid Hoffman dan Chairman Ripple Chris Larsen juga masuk dalam daftar penyumbang Harris. Masing-masing mengeluarkan US$17 juta (Rp 269,6 miliar) serta US$11,7 juta (Rp 185,5 miliar).

    Namun angka-angka itu belum semuanya. Karena tidak semuanya terungkap ke publik.

    Hanya pengajuan FEC yang bisa menggambarkan sumbangan dari perusahaan teknologi ke calon presiden. Sementara itu The Guardian mencatat akuntansi sumbangan politik AS tidak transparan membuat banyak pihak yang tidak ketahuan saat mememberikan sumbangan politiknya.

    The Guardian juga menjelaskan ada beberapa cara seseorang menyumbangkan uangnya untuk kampanye. Salah satunya memberikannya secara langsung dengan batasan US$3.300 (Rp 52,3 juta) per kandidat.

    Bisa juga melalui komite aksi politik. Ini untuk membantu membayar staf, acara hingga iklan.

    Terakhir adalah dengan memberikan pada Super Pac. Berkat putusan Mahkamah Agung tahun 2010, ini mempermudah pemberian sumbangan dari industri maupun individu untuk kampanye politik tanpa ketahuan publik dan tidak transparan.

    Mereka bisa memberikan sumbangan tanpa batas ke Super Pac. Namun tidak bisa menyumbangkan secara langsung, melainkan dibelanjakan lewat iklan politik bagi kandidat pilihan.

    Inilah sebabnya Musk dan tokoh teknologi lain bisa memberikan banyak uang kepada Trump dan Harris dalam pemilihan lalu.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Jika Trump Menang, China Terancam Dalam Sektor Teknologi





    Next Article



    Elon Musk Happy Joe Biden Mundur, Ternyata Dulu Ngemis Subsidi



    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.