Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Terbaru! Peneliti Temukan Varian Covid Pirola, Ini Gejalanya
    Inspiring You

    Terbaru! Peneliti Temukan Varian Covid Pirola, Ini Gejalanya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman24 Agustus 2023Updated:24 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pandemi memang sudah berakhir, tapi bukan berarti virus Covid sudah lenyap dari muka bumi. 

    Baru-baru ini, peneliti menemukan keturunan terbaru dari virus Covid. Varian Covid BA.2.86 atau dikenal dengan Pirola telah terdeteksi di beberapa negara termasuk AS dan Selandia Baru.

    Meski hanya terdeteksi di segelintir negara, Pirola telah ditetapkan sebagai varian yang sedang dipantau oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa penyakit ini merupakan lompatan evolusioner yang cukup besar untuk mendorong gelombang Covid baru.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ada dua pertanyaan yang sangat penting terkait varian ini, salah satunya adalah tingkat pertumbuhan,” kata pemodel Covid-19 Profesor Michael Plank kepada New Zealand Herald.

    Baru-baru ini, rangkaian garis keturunan rekombinan Covid-19 yang diklasifikasikan sebagai XBB mendominasi kasus di hampir semua negara. Namun tidak ada satupun yang berhasil memicu lonjakan baru dalam jumlah besar pada populasi.

    Baru-baru ini, penilaian risiko awal Badan Keamanan Kesehatan Inggris menyimpulkan bahwa masih terlalu dini untuk menyatakan tingkat keparahan penyakit Pirola. Namun badan tersebut menyatakan bahwa saat ini telah terjadi penularan internasional dan potensi pertumbuhan yang pesat. 

    Gejala utama Covid Pirola

    Gejala utama Pirola adalah gejala klasik yang Anda temukan di Covid, termasuk demam tinggi, batuk, pilek, dan hilangnya indera perasa atau penciuman. Jika Anda mengalami salah satu gejala ini, segera lakukan tes.

    Direktur jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan pengujian dan kewaspadaan sangat penting dalam perang melawan virus.

    “Kita tidak akan tahu apakah virus ini berubah jika kita tidak melakukan tes yang cukup. Tes sangat penting untuk melihat bagaimana virus berevolusi.”



    Artikel Selanjutnya


    Gejala & Cara Penularan Virus Marburg, Tingkat Kematian 88%

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.