Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Telkom Ungkap Keuntungan Gabung Telkomsel-Indihome
    Insight News

    Telkom Ungkap Keuntungan Gabung Telkomsel-Indihome

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 September 2022Updated:1 Oktober 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) tengah mempercepat proses penggabungan kedua anak usaha Telkomsel dan Indihome, dan ditargetkan rampung pada 2023. Direktur Strategic Portfolio Telkom Indonesia, Budi Setiawan Wijaya mengatakan merger kedua anak usaha ini menjadi salah satu aksi korporasi penting yang harus dilakukan.

    Menurutnya, dari 25 telco operator terbesar di dunia, hampir semuanya menggabungkan bisnis fix broadband dan mobile broadband. Artinya, penggabungan kedua bisnis ini akan menghasilkan keuntungan dalam beberapa hal.

    Dia menyebutkan akan ada efisiensi dari sisi capital expenditures atau belanja modal. Selain itu, kedua bisnis tersebut saling menggantikan, dimana banyak orang akan menggunakan mobile Telkomsel di luar rumah, dan menggunakan fix lewat wifi Indihome di dalam rumah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Jadi kita sama-sama berinvestasi di dua tempat tadi. Kalau misal bisa kita gabungkan capex-nya bisa jadi lebih efisien sesuai kebutuhan pelanggan,” ujarnya dalam Road to Tech Conference, Jumat (30/9/2022).

    Keuntungan berikutnya adalah penambahan kemampuan Telkom untuk menjajaki lebih banyak pelanggan yang selama ini belum terlayani. Indonesia sendiri memiliki 60-70 juta rumah tangga. Menurutnya, yang mungkin affordable mampu membeli layanan household broadband hanya 25-30 juta rumah tangga.

    Dan selama ini yang terlayani hanya 10-11 juta rumah tangga. Artinya, masih ada lebih dari 10-15 juta calon pelanggan yang tidak terlayani. Untuk itu, penting bagi Telkom untuk memastikan bisa melayani dengan teknologi, pelayanan, dan harga yang tepat.

    “Ini tidak mungkin dengan tidak memanfaatkan combine teknologi fix dan mobile broadband,” tambahnya.

    Lebih lanjut, dari sisi pelanggan, tidak semua terjangkau oleh layanan fix broadband, untuk itu Telkom bisa memanfaatkan layanan mobile broadband.

    Yang tidak kalah penting, lanjutnya, adalah sinergi sisi operation agar fix dan mobile menjadi lebih efisien, sehingga diharapkan dengan adanya fix-mobile convergence ini, pelanggan dan stakeholder akan diuntungkan.

    “Dalam eksekusinya nanti dibutuhkan governance dan persetujuan pihak terkait, prosesnya sedang berjalan dan berharap bisa cepat selesai,” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Mau Dapat Duit BNI Ventures? Startup Seperti Ini yang Dicari

    (rah/rah)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.