Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Telkom Bangun Data Center AI Raksasa di Batam, Malaysia Kalah
    Insight News

    Telkom Bangun Data Center AI Raksasa di Batam, Malaysia Kalah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Juni 2024Updated:14 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Batam, Dexpert.co.id – PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) melalui anak usahanya PT Telkom Data Ekosistem (Neutra DC) menyebut hyperscale data center di Batam, Kepulauan Riau akan rampung pada kuartal III/2025.

    Data center yang berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate ini memiliki tiga gedung atau kampus data center, dengan total luas hingga 10 hektare, kapasitas sebesar 50MW, hingga investasi mencapai Rp 1,5- Rp 1,6 triliun.

    Direktur Group Business Development Telkom Honesti Basyir menjelaskan, data center tier IV ini bisa menampung data-data kecerdasan buatan atau artificial intelligence hingga 70% dari keseluruhan kapasitas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurutnya, hal ini tidak terlepas dari teknologi water cooling system yang dimiliki data center tersebut dan menjadi diferensiasi jika dibandingkan dengan data center lainnya.

    “Kita punya beberapa hal yang menjadi diferensiasi kita ke depan, masalah power dan masalah water supply, karena kalau kita ngomongin AI ke depan, kita membutuhkan satu masalah power, kedua water cooling itu sendiri,” ujar Honesti di sela konferensi pers, Kamis (13/6/2025).

    Adapun Honesti mengatakan kehadiran teknologi water cooling system ini juga yang bisa membuat Indonesia unggul dibandingkan Malaysia, karena teknologi yang satu ini baru pertama kali digunakan dalam data center.

    Dengan adanya proyek ini, kata Honesti, kontribusi Telkom ke negara bisa melebihi Rp 50 triliun dalam setahun. Terlebih, saat ini penetrasi digital makin tinggi dan masyarakat Indonesia sendiri merupakan salah satu pengguna internet terbanyak di dunia.

    “Sekarang saja Telkom kontribusi kita sebagai grup dari PNBP [Penerimaan Negara Bukan Pajak] itu Rp 50 triliun dalam setahun. Nah ini kan bisa besar lagi dengan kita memonotisasi ekonomi digital yang ada saat ini,”ujarHonesti.




    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.