Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Teknologi Pengganti Otak Manusia Tuai Komentar Pencipta Apple
    Insight News

    Teknologi Pengganti Otak Manusia Tuai Komentar Pencipta Apple

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Februari 2023Updated:12 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Salah satu pencipta Apple, Steve Wozniak buka suara menanggapi kemunculan teknologi kecerdasan buatan atau AI seperti ChatGPT. Menurutnya, teknologi AI tak akan pernah mampu menyamai kecerdasan otak manusia.

    Penilaian ini Steve dasari dari pengalamannya yang sudah lama mempelajari teknologi komputer. Selama ia menekuni itu hingga mampu menciptakan komputer di Apple, ia mengaku tak pernah menemukan kesamaan teknologi itu dengan otak manusia.

    “Saya menghabiskan seumur hidup untuk benar-benar mempelajari komputer otak, dia tidak akan pernah sama dengan otak,” kata dia dalam potongan wawancara dengan CNBC Internasional, dikutip Minggu (12/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ia bahkan tidak percaya jika ada teknologi buatan manusia yang setara dengan otak. Namun saat melihat banyak contoh AI yang kini sedang viral seperti ChatGPT, ia mengaku begitu terkesan atas capaian teknologi tersebut.

    “Tapi sekarang ChatGPT.. entahlah itu sangat mengesankan,” ujar Wozniak.

    Menurut dia teknologi AI adalah yang paling tinggi, di mana ia mengikuti prosedur yang bisa mempelajari berbagai hal. Seperti misalnya untuk memindai sesuatu dengan durasi miliar kali per detik, tidak ada otak manusia yang dapat mengingat sebaik AI bekerja.

    Teknologi seperti ChatGPT dari OpenAi itu memang cukup mengesankan, tetapi masalahnya adalah ia melakukannya tanpa ada unsur perasaan seperti yang ada di manusia.

    “Tapi itu bisa membuat kesalahan yang mengerikan dengan tidak mengetahui apa yang saya sebut dengan kemanusiaan. Sama seperti jika Anda mengendarai mobil, Anda tahu keputusan apa yang mungkin akan dilakukan mobil lain saat ada di situasi tertentu, karena dia manusia.” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Parah! OpenAI Gaji Rendah Orang Kenya untuk Bikin ChatGPT

    (haa/haa)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.