Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Teknologi Canggih Keamanan KTT G20, Nengok Sedikit Ketahuan
    Insight News

    Teknologi Canggih Keamanan KTT G20, Nengok Sedikit Ketahuan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 November 2022Updated:12 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Badung, Dexpert.co.id – Pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, pada 15-16 November 2022, dipastikan sangat ketat. Hal ini dikarenakan panitia nasional KTT G20 yang dikepalai oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah menerapkan sistem teknologi canggih, yakni face recognition.

    Dia mengungkapkan sistem face recognition atau pengenal wajah ini sudah diujicoba dan bekerja dengan baik. Sistem ini akan dipasang di berbagai titik a.l. bandara, pelabuhan dan venue KTT G20.

    “Langsung kemarin bisa dipraktikan dan itu bisa menarik. Memang jadi privasi kita gak ada ya,” ujarnya. Hal ini karena semua pergerakan akan dipantau dengan GPS langsung dari handphone.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Luhut berharap kondisi keamanan akan terkendali hingga akhir acara. “Kita berdoa tidak ada apa-apa,” papar Luhut. Menurutnya, TNI dan Polri akan berkolaborasi untuk melakukan pengamanan sepanjang acara KTT G20.

    Sementara itu, koordinasi secret service atau pasukan penjaga khusus kepala negara berjalan dengan baik. Meskipun, Luhut mengakui ada beberapa hal yang tidak bisa diakomodir karena adanya standard operating procedure dari dalam negeri yang harus dilaksanakan.

    Dari data panitia nasional, ada 17 kepala negara yang hadir pada KTT G20. Tiga kepala negara yang tidak hadir berasal dari Rusia, Brasil dan Meksiko.

    Adapun, Presiden Vladimir Putin tidak bisa hadir karena masalah domestik dan Presiden Brasil Jose Luis Da Silva masih berada dalam masa transisi.

    Selain kepala negara ada sebanyak 3.433 delegasi dari KTT G20 dan negara undangan. Sementara itu, tamu tokoh penting, organisasi, pengamat, media dan lainnya jumlahnya mencapai 12.750 orang.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    The Bali Package Documents Becomes the World’s Digital Future

    (dem)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.