Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Teknologi Amerika Tuduh Foto Perang Hamas-Israel Palsu
    Insight News

    Teknologi Amerika Tuduh Foto Perang Hamas-Israel Palsu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Oktober 2023Updated:16 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa program kecerdasan buatan (Artificial Intelligenge/AI) melabeli foto-foto asli terkait perang Hamas dengan Israel sebagai konten palsu. Padahal, foto-foto itu diambil langsung oleh fotografer yang bertugas di lapangan.

    Pelabelan tersebut dilakukan oleh program pendeteksi foto AI gratis di internet. AI sendiri merupakan teknologi yang dikembangkan oleh Amerika Serikat (AS).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Popularitasnya membludak sejak 2022 lalu, ketika startup asal AS OpenAI mendirikan ChatGPT. Penerapan AI-generatif akhirnya berkembang luas, tak hanya berbasis teks tetapi juga visual.

    Banyak visual yang memang diciptakan oleh AI. Misalnya dengan memanfaatkan layanan DALL-E yang juga ciptaan OpenAI. Untuk memisahkan antara gambar buatan AI dan asli, banyak program pendeteksi yang muncul, salah satunya ‘AI or Not’.

    Program tersebut pernah dibahas mendalam oleh media kawakan seperti The New York Times dan The Wall Street Journals. Menurut temuan 404Media, AI or Not dan melabeli foto-foto asli perang Hamas-Israel sebagai konten tak akurat.

    Penampakan penyerangan Hamas ke Israel disebut sebagai konten yang dikumpulkan oleh AI.

    Profesor UC Barkeley, Henry Farid, yang kemudian mendalami foto yang disebut palsu oleh AI or Not mengatakan bahwa tak ada tanda-tanda bahwa foto tersebut palsu.

    Farid merupakan salah satu pakar manipulasi gambar digital terbaik di dunia, dikutip dari PCMag, Senin (16/10/2023).

    Menurut Farid, salah satu cara paling gampang untuk mendeteksi apakah foto tertentu merupakan buatan AI adalah mengamati garis-garis yang tertera. Layanan AI saat ini masih tak bisa menciptakan struktur bentuk dan garis lurus yang mirip foto asli.

    Selain itu, bisa dilihat dari bayangan foto. Gambar buatan AI kerap tak konsisten dalam menampilkan bayangan yang realistis seperti foto asli.

    Faridmemberi peringatan kepada seluruh warganet bahwa layanan pendeteksi AI saat ini memang belum sepenuhnya akurat. Ketika sebuah foto dilabeli ‘asli’ atau ‘palsu’, bukan berarti informasi itu benar.

    “Ini adalah tahap lanjut dari disinformasi,” kata dia.

    Sebelumnya, isu bahwa foto yang ditampilkan soal perang Hamas-Israel adalah palsu dikemukakan oleh Ben Shapiro. Ia merupakan seorang Yahudi konservatif yang kerap mengomentari soal isu geopolitik.

    Pada Kamis pekan lalu, ia mengeluarkan cuitan di akun X yang mengatakan soal kemungkinan foto-foto perang Hamas-Israel yang beredar adalah palsu.

    Cuitan itu kemudian ditimpali YouTuber politik Jackson Hinkle. Ia membagikan tangkapan layar dari AI or Not yang mengidentifikasi foto-foto perang Hamas-Israel sebagai konten palsu.



    Artikel Selanjutnya


    Hacker Rusia Serang Israel, Hacker India Hantam Palestina

    (fab/fab)


    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.