Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tanpa Pesawat, Menteri Siti Mau Turunkan Hujan dari Gedung
    Insight News

    Tanpa Pesawat, Menteri Siti Mau Turunkan Hujan dari Gedung

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Agustus 2023Updated:29 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Salah satu cara untuk mengurangi polusi udara di Jakarta adalah dengan teknik menciptakan hujan buatan lewat teknik modifikasi cuaca. Namun, teknik ini hanya bisa dilakukan jika ada awan. Sebagai solusi, pemerintah mencoba teknik modifikasi cuaca mikro yaitu memasang alat “menurunkan hujan” di gedung-gedung tinggi di Jakarta.

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan salah satu cara cepat untuk memperbaiki kualitas udara adalah dengan “mencuci partikel polusi” dengan hujan.

    Di periode kemarau panjang yang kering seperti saat ini, hujan yang jarang turun membuat partikel polusi berputar-putar di udara sehingga kualitas udara Jakarta memburuk.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Berputar-putar itu susah [hilang], tapi kalau tercuci itu baik. Masalahnya teknik modifikasi cuaca [hujan buatan] itu harus menunggu awan.” kata Siti, Senin (28/8/2023).

    Oleh karena itu, pemerintah mencoba cara alternatif yang disebut dengan teknik modifikasi cuaca mikro. Pemerintah memasang alat penghembus uap air di gedung-gedung tinggi seperti Gedung Pertamina, Stadion GBK, Balai Kota Jakarta, kantor BRIN, dan kantor BMKG.

    “Dari gedung tinggi dihembuskan uap air sehingga akan memengaruhi partikel-partikel [polusi] itu,” katanya.

    Di gedung tinggi juga akan ditempatkan “tirai air”. Sirkulasi air seperti uang mancur dipasang di teras gedung-gedung besar yang menghadap ruang publik.

    “Sirkulasi air seperti air mancur, seperti tirai akan memberikan uap air sehingga bisa juga memengaruhi [kualitas udara],” kata Menteri LHK.

    (dem/dem)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.