Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tanda Pria Bakal Punah Tampak di Kromosom Manusia
    Insight News

    Tanda Pria Bakal Punah Tampak di Kromosom Manusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 September 2023Updated:30 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Nasib masa depan pria di muka Bumi jadi pertanyaan. Karena dari sebuah penelitian menyebut kromosom Y, yang menentukan kehadiran laki-laki, perlahan menghilang.

    Science Alert mencatat, kromosom Y kehilangan 900-55 gen aktif selama 166 juta tahun pada manusia dan platip revolusi terpisah. Ini artinya, lima gen hilang per juta tahun dan 55 gen kemungkinan menghilang selama 11 juta tahun lagi.

    Namun kemungkinan lain bisa saja terjadi. Laki-laki kemungkinan tidak akan pernah di masa depan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kemungkinan itu berasal dari laporan Prociding National Academy of Science. Laporan itu menyebut dua hewan pengerat yang mengalami hal serupa, yakni Eropa Timur dan tikus berduri Jepang.

    Kromosom Y dan SRY pada kedua hewan menghilang. Namun kromosom X dalam dosis tunggal atau ganda untuk betina dan jantan.

    Sebagian besar kromosom Y pada tikus berduri dilaporkan berpindah ke kromosom lain, ungkap tim peneliti yang dipimpin ahli biologi asal Universitas Hokkaido Asato Kuroiwa. Namun tidak ditemukan kromosom itu telah diganti SRY maupun gen lain.

    Temuan lainnya melaporkan ada perbedaan gen kunci SOX9 dari tiga tikus berduri. Jumlahnya 17 ribu pasangan dari lebih 3 miliar yang semuanya adalah jantan.

    Untuk bagian kecil DN untuk SOX9 jadi respon SRY. Sebaliknya pada tikus, SOX9 bekerja tanpa SRY.

    Dengan fakta tersebut, kemungkinan manusia akan berevolusi di masa depan. Yakni akan memiliki gen penentu baru pada kelamin.

    Revolusi itu juga dapat menciptakan pemisahan spesies baru. Manusia dapat melompati 11 juta tahun lagi dan bertemu beragam spesies dengan sistem penentu jenis kelamin yang berbeda.

    (npb/npb)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.