Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Taktik Apple Keluar dari Jurang Kehancuran Usai iPhone 15 Gagal Total
    Insight News

    Taktik Apple Keluar dari Jurang Kehancuran Usai iPhone 15 Gagal Total

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Mei 2024Updated:6 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Saham Apple melesat 7% usai raksasa Cupertino mengungkap rencana untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) dan menjanjikan pertumbuhan penjualan di hadapan investor.

    Janji tersebut diumbar saat penjualan iPhone sedang anjlok. Laporan IDC menunjukkan penjualan global iPhone menurun 9,6% pada Q1 2024. Di China yang merupakan pasar pentingnya, iPhone terjun bebas 19% secara tahun-ke-tahun (yoy).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada pekan lalu, Apple mematok penjualan di periode fiskal Q3 menanjak melebihi ekspektasi Wall Street.

    Selain itu, Apple telah menyetujui pembelian kembali saham senilai US$ 110 miliar. Ini merupakan buyback terbesar yang pernah dilakukan Apple, menurut analis EPFR, Winston Chua.

    Salah satu taktik Apple untuk menepati janjinya adalah menyiapkan iPhone 16 dengan peningkatan signifikan. Apple dikatakan akan berinvestasi besar-besaran pada teknologi kecerdasan buatan (AI), layaknya HP Android di pasaran saat ini.

    Apple dikabarkan telah berdiskusi dengan beberapa mitra, salah satunya OpenAI. Selain itu, Apple juga mengklaim akan mengembangkan teknologi AI yang lebih murah ketimbang perusahaan lain.

    Optimisme Apple juga akan dibuktikan lewat peluncuran iPad teranyar pada 7 Mei besok. Apple berharap permintaan untuk bisnis hardware-nya akan melonjak dalam beberapa bulan ke depan, dikutip dari Reuters, Senin (6/5/2024).

    “Banyak investor yang mulai mempertanyakan apakah Apple masih mampu mendominasi industri teknologi, namun CEO Tim Cook mampu menenangkan para investor dengan tawaran yang diberikan,” kata analis platform investasi eToro, Josh Gilbert.

    Analis Bernstein mengatakan pasar mengharapkan iPhone 16 akan hadir dengan berbagai inovasi AI yang akan menopang minat beli masyarakat.

    Pada perdagangan Jumat pekan lalu, kenaikan saham Apple mendorong kapitalisasi pasarnya senilai US$ 200 miliar menjadi US$ 2,86 triliun.




    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.