Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Takluk Vs Guinea, Timnas Indonesia Gagal ke Olimpiade
    Inspiring You

    Takluk Vs Guinea, Timnas Indonesia Gagal ke Olimpiade

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman9 Mei 2024Updated:9 Mei 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Tim nasional sepak bola Indonesia gagal mendapatkan tiket terakhir Olimpiade 2024 Paris. Ini setelah Ernando Ari dan kawan-kawan takluk 0-1 atas Guinea pada babak playoff yang digelar di Centre National du Football de Clairefontaine, Prancis, Kamis (9/5/2024).

    Guinea unggul berkat sepakan penalti bintang Guinea, Ilaix Moriba, pada menit ke-29. Penalti diperoleh usai kapten Indonesia, Witan Sulaeman, melanggar Algassime Bah. Sepakan Ilaix, alumni La Masia, ke arah tengah mampu mengecoh penjaga gawang Indonesia Ernando Ari.

    Hasil ini membuat Guinea memperoleh tiket terakhir atau yang ke-16 sebagai peserta Olimpiade 2024 Paris. Mereka akan bergabung ke dalam Grup B yang berisi tuan rumah Prancis, Amerika Serikat, dan Selandia Baru.

    Jalannya pertandingan
    Pada menit ke-14 Indonesia mendapatkan peluang emas lewat Witan Sulaeman setelah mendapat umpan dari Nathan Tjoe-A-On. Namun umpan Witan kepada Rafael Struick masih bisa dipotong bek Guinea.

    Di menit ke-18 Indonesia kembali mendapatkan peluang lewat Pratama Arhan usai mendapatkan umpan terobosan dari Marselino Ferdinan. Namun tembakan Arhan menggunakan kaki kanan masih mengarah tepat ke penjaga gawang Guinea.

    Witan Sulaeman melakukan pelanggaran terhadap pemain Guinea yang sebenarnya berada di luar garis penalti, tapi secara kontroversi wasit memberikan penalti untuk Guinea pada menit ke-28.

    Ilaix Moriba yang jadi eksekutor penalti menjalankan perannya dengan baik. Moriba bobol gawang Ernando Ari pada menit ke-29. Guinea memimpin sementara 1-0 atas Indonesia.

    Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong sempat protes dan marah-marah kepada wasit. Pelatih asal Korea Selatan itu menganggap pelanggaran yang dilakukan Witan dilakukan di luar kotak penalti.

    Keputusan wasit terbilang kontroversial. Pasalnya, dalam tayangan ulang terlihat pelanggaran Witan terjadi tepat di luar kotak penalti, meski Bah terjatuh di dalam kotak penalti. Namun, tidak adanya VAR membuat wasit tidak bisa melihat ulang insiden.

    Pada menit ke-30, terdapat momen Ivar Jenner memarahi Jeam Kelly Sroyer yang dianggap terlalu mengotak-atik bola.

    Di menit ke-45+6, Nathan Tjoe-A-On melakukan blunder yang membuat Guinea mengancam gawang Indonesia lewat sontekan Algassime Bah. Namun sontekannya dapat diblok Ernando Ari Sutaryadi.

    Pada menit ke-54 bek Timnas Indonesia U-23 Nathan Tjoe-A-On melakukan penyelamatan gemilang dengan memblok tembakan pemain Guinea saat Ernando Ari sudah keluar dari sarangnya.

    Di menit ke-60 Indonesia mengancam gawang Guinea lewat sundulan Alfeandra Dewangga usai meneruskan umpan silang Nathan. Namun sundulannya masih sedikit melenceng.

    Di menit ke-73, wasit memberikan penalti kepada Guinea usai Alfeandra Dewangga melakukan tekel yang mengenai bola saat berebut bola dari kaki Algassime Bah.

    Alfeandra sempat tidak menyangka wasit Francois Letexier akan memberikan penalti. Alfeandra Dewangga lalu melakukan tepuk tangan kepada wasit.

    Di sisi lapangan, wasit kemudian memberikan peringatan kepada Shin Tae Yong yang marah-marah berupa kartu kuning.

    Shin Tae Yong masih ngotot melakukan protes kepada wasit, dan akhirnya diberi kartu kuning kedua dan memberikan kartu merah kepada STY.

    Shin Tae Yong sempat menolak keluar lapangan usai diganjar kartu merah. Teriakan Shin Tae Yong terdengar dari tribune suporter Indonesia.

    Untungnya tendangan penalti pemain guinea Algassime Bah membentur tuang sebelah kanan gawang Indonesia pada menit ke-77.

    Hingga pertandingan berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Indonesia kalah 0-1 dari Guinea dan harapan untuk lolos ke Olimpiade 2024 pun pupus kali ini.

    Berita selengkapnya >>> Klik di sini


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT


    Artikel Selanjutnya


    RI Masih Bisa ke Olimpiade Usai Kalah Vs Uzbekistan, Ini Skenarionya

    (Sumber: CNBC.com )


    Inspirasi Sukses Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.