Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tak Pernah Sunat Anggaran Kominfo, Sri Mulyani Tagih Soal BTS
    Insight News

    Tak Pernah Sunat Anggaran Kominfo, Sri Mulyani Tagih Soal BTS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 November 2023Updated:28 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menagih janji pembangunan proyek menara base transceiver station (BTS) 4G ke Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi.

    Menurutnya, Kominfo sudah menjanjikan pembangunan ribuan BTS bahkan sejak selama Pandemi Covid-19. Meski saat itu janjinya bukan diberikan Budi Arie, Sri Mulyani menekankan, itu sudah menjadi tanggung jawab Kominfo menyelesaikan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saya bilang sama Pak Budi Arie, BTS di daerah dulu janjinya 75.000 desa di Indonesia connected digitally, puskesmas 10.000 harusnya connected digitally, 240.000 SD di seluruh madrasah semuanya akan digitally connected. Jadi aku nagih sama menterinya yang sekarang,” kata Sri Mulyani dalam acara Indonesia Digital Summit 2023 di Jakarta, Selasa (28/11/2023).

    Budi Arie yang turut hadir dilokasi melempar senyum ke Sri Mulyani. Tapi, tak sampai menagih janji penyelesaian proyek BTS, Sri Mulyani juga bercerita bahwa Kementerian Kominfo merupakan satu-satunya lembaga pemerintah yang anggarannya naik saat pandemi Covid-19.

    “Pada saat Covid semua lembaga anggarannya dipotong untuk ngurusin COVID, satu-satunya yang ditambahkan adalah tempatnya Pak Budi Arie yaitu Kominfo untuk pembangunan satelit, fiber optic, BTS dan lain-lain. Beliau (Budi Arie) bilang bukan saya, tapi yasudah lah pokoknya saya kan kementeriannya,” tutur Sri Mulyani.




    Foto: Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam acara Indonesia Digital Summit. (Tangkapan layar)
    Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam acara Indonesia Digital Summit. (Tangkapan layar)

    Sri Mulyani menekankan, pemerintah sangat fokus mengembangkan infrastruktur digital untuk pemerataan akses di berbagai daerah. Apalagi, kue ekonomi digital Indonesia menurutnya akan terus meningkat hingga US$ 82 miliar pada 2023 dan dapat mencapai US$ 360 miliar pada 2030.

    Digitalisasi ekonomi menurutnya juga bisa menjadi solusi alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sri Mulyani mengungkapkan hal ini dengan mendasari pada kajian McKinsey, yang mengungkapkan ekonomi digital memiliki dampak di empat sisi yakni social equality, job creation, buyer benefits, dan financial benefits.

    “Ini menimbulkan banyak sekali opportunity tapi juga tantangan mengenai policy dan regulasi yang tepat untuk mengaktualisasi potensi yang dianggap sangat tinggi,” tutur Sri Mulyani.


    Artikel Selanjutnya


    Proyek Jokowi di Pelosok RI Punya Bos Baru, Ada Tugas Spesial

    (mij/mij)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.