Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»SVB Bangkrut, Nasib 8.000 Karyawan Menyedihkan
    Insight News

    SVB Bangkrut, Nasib 8.000 Karyawan Menyedihkan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Maret 2023Updated:14 Maret 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus Silicon Valley Bank (SVB) yang bangkrut dalam 48 jam karena krisis modal pada Jumat (10/3) pekan kemarin masih terombang-ambing. Update terbaru, bank itu kini dikontrol penuh oleh FDIC dan semua uang nasabah dipastikan aman.

    Nasabah mulai bisa mengakses akun mereka pada Senin (13/3) kemarin. Selain itu, Tim Mayopoulos ditunjuk sebagai CEO baru.

    Kondisi SVB sudah terbilang stabil bagi para konsumen, namun bagaimana dengan nasib karyawan? Sebelumnya, FDIC sempat mengirim email ke beberapa karyawan yang mengatakan mereka masih bisa bekerja hingga 45 hari ke depan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, nasib selanjutnya masih tak diketahui. Kejatuhan SVB menjadi yang terbesar kedua dalam sejarah bank AS dan yang pertama sejak 15 tahun lalu

    Bank tersebut beroperasi dengan 17 cabang yang tersebar di California dan Massachusetts. Per Desember 2022, jumlah karyawan SVB ada 8.528 orang. Sejauh ini mereka masih bekerja untuk melanjutkan operasional perusahaan.

    Di saat yang bersamaan, FDIC masih mencari pembeli baru bank tersebut. Mekanismenya bisa melalui likuidasi atau lelang.

    Tetap saja, nasib karyawan masih tak pasti. Apakah mereka harus mulai mencari kerjaan baru atau menunggu kepastian SVB pindah tangan.

    Berkaca dari Kebangkrutan Washington Mutual

    Kejadian ini pernah menimpa para pekerja di Washington Mutual (WaMu) yang terhempas karena krisis 2008. Tom McIntire, mantan karyawan WaMu, yang kini sudah pensiun dan menjadi seniman menceritakan perjalanannya kehilangan pekerjaan kala itu.

    Ia dan rekan sejawat lainnya terombang-ambing karena kantor mereka bangkrut dan harus di-PHK.

    “Setelah saya meninggalkan WaMu, saya jadi pengangguran selama setahun. Susah sekali mencari kerja di tengah krisis,” ia bercerita, dikutip dari FastCompany, Selasa (4/3/2023).

    Terlebih, kala itu dia sudah berusia 50-an tahun. Jarang ada yang mau menerima pegawai baru di usia yang sudah mau pensiun.

    Jika ada, bayarannya bisa setengah dari gaji di perusahaan sebelumnya. Setidaknya begitu menurut pengakuan McIntire.

    “Secara finansial, keadaan saya tak pernah pulih sejak WaMu kolaps,” ujarnya.

    “Lebih sulit bagi orang yang sudah berusia tua, 40-an atau 50-an, untuk mencari kerja baru. Kecuali posisi kalian sudah sangat tinggi, mungkin lebih gampang,” ia melanjutkan.

    Untuk yang berusia muda, 20-an hingga 30-an, tetap saja sulit untuk beradaptasi di tempat baru pasca diterpa insiden PHK tiba-tiba.

    Kejadian Persis SVB pada Almena State Bank

    Selain SVB, pada 2020 lalu ada juga kejadian bank kolaps yang menimpa Almena State Bank. Setelah diambil alih FDIC, bank itu kemudian diakuisisi oleh Equity Bank.

    Menurut CEO Equity Bank, Brad Elliott, mayoritas karyawan dari Almena masih dipertahankan hingga sekarang.

    “Kami meminta semua karyawan untuk tetap bekerja setelah akuisisi. Memang ada periode waktu di mana mereka seperti bekerja untuk FDIC,” kata Eliott.

    Menurut Eliott, keadaan yang sama kemungkinan besar akan dialami para karyawan SVB. Sebelum ada pembeli SVB, nasib para karyawan agaknya masih harus terombang-ambil ketidakjelasan.


    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.