Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sumber Duit Elon Musk Banjir, Bisnisnya Ditawar Ribuan Triliun Rupiah
    Insight News

    Sumber Duit Elon Musk Banjir, Bisnisnya Ditawar Ribuan Triliun Rupiah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Desember 2024Updated:5 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Orang terkaya dunia, Elon Musk, bisa makin kaya raya. Pasalnya, harga saham SpaceX diperkirakan akan melambung dan menjadikannya perusahaan tertutup paling mahal sedunia melewati induk TikTok, ByteDance.

    Futurism mengutip Bloomberg, mengabarkan bahwa sekelompok pegawai dan investor sedang menggelar tender offer untuk menjual saham milik mereka di SpaceX, di valuasi perusahaan US$ 350 miliar (Rp 5.574 triliun).

    Valuasi ini membuat posisi SpaceX sebagai perusahaan termahal yang belum masuk bursa saham. Saingan terdekat SpaceX adalah ByteDance, induk usaha TikTok yang valuasinya diperkirakan mencapai US$ 300 miliar (Rp 4.777 triliun).

    Elon Musk, CEO dan pendiri SpaceX, kini menguasai sekitar 42 persen saham SpaceX. Artinya, harta Musk bisa makin melambung setelah transaksi tender offer berakhir. Kini, harta Musk diperkirakan mencapai US$ 350 miliar atau setara dengan valuasi SpaceX.

    Permasalahannya, valuasi SpaceX dinilai terlalu tinggi dibanding kinerja perusahaannya. Pendapatan SpaceX sepanjang 2023 dilaporkan “hanya” sekitar US$ 8,7 miliar (Rp 138 triliun) pada 2023. ByteDance, yang valuasinya lebih rendah, membukukan pendapatan yang jauh lebih tinggi yaitu US$ 110 miliar (Rp 1.751 triliun).

    Minat tinggi investor atas saham SpaceX diperkirakan disebabkan oleh posisi perusahaan yang berbasis di Texas tersebut sebagai mitra terdekat NASA untuk peluncuran pesawat ke luar angkasa. NASA mengandalkan roket Falcon 9 dan pesawat Crew Dragon milik SpaceX untuk mengantar dan menjemput astronaut dari dan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

    NASA juga menantikan rokek Starship buatan SpaceX, untuk menjalankan misi perjalanan ke Bulan. Selain kontrak pemerintah. SpaceX juga memiliki Starlink sebagai sumber pendapatan baru. Starlink adalah layanan internet berbasis orbit Bumi rendah (LEO) yang telah beroperasi di puluhan negara, termasuk Indonesia.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Musk Buat Robotaxi, Tesla Setop Bikin Mobil Listrik




    Next Article



    Musibah Roket SpaceX, Satelit Starlink Diperkirakan Terbakar Habis



    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.