Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sudah Masuk RI, Gejala Covid Varian Baru Tak Cuma Demam-Sesak
    Insight News

    Sudah Masuk RI, Gejala Covid Varian Baru Tak Cuma Demam-Sesak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Desember 2023Updated:9 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus Covid-19 di sejumlah negara, termasuk Indonesia dan Singapura, mengalami kenaikan. Salah satunya disebabkan oleh sub varian EG.5 atau Eris.

    Subvarian ini menyebabkan gejala umum pada pasien Covid-19. Salah satu yang disoroti adalah temuan alergi pada gejala kasus sekarang.

    “Beberapa orang juga mengatakan mereka menderita alergi,” kata Spesialis pediatrik penyakit menular, Kristina K. Bryant, MD.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meski begitu, Bryant juga menjelaskan menemukan gejala yang hampir sama dengan penderita subvarian omicron sebelumnya. Melansir Health, Jumat (8/12/2023), para dokter juga melihat gejala umum pada penderita Covid-19 EG.5 ini.

    Mulai dari sakit tenggorokan, batuk, sesak, dan hidung berlendir. Namun indera penciuman dan pengecapan yang hilang, gejala umum yang sering terjadi sebelumnya, tidak terlalu ditemukan lagi sekarang.

    Bagi mereka yang mengalami beberapa gejala sub-varian, dianjurkan melakukan tes Covid-19. Diingatkan juga untuk menambah vaksin secara berkala.

    Berikut beberapa gejala pada penderita Sub-varian EG.5 Eris:

    • Deman atau meriang
    • Batuk
    • Sesak napas
    • Kelelahan
    • Badan dan otot pegal
    • Sakit kepala
    • Sakit tenggorokan
    • Hidung berlendir
    • Mual dan muntah
    • Diare
    • Kehilangan penciuman dan pengecapan dalam jumlah sedikit

    Sebagai informasi, kasus di Indonesia mengalami peningkatan selama periode 28 November hingga 2 Desember 2023. Yakni mencapai 267 pasien dari yang sebelumnya hanya 30-40 kasus dalam seminggu.

    Sementara di Singapura juga mengalami kenaikan kasus dua kali lipat. Yakni mencapai 22.094 kasus pada periode 19-25 November 2023.


    Artikel Selanjutnya


    Masuk RI, Gejala Awal Covid Varian Baru Bukan Demam

    (npb/npb)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.