Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Studi Terbaru Penularan Covid-19, Ahli Khawatir Ancaman Ini
    Inspiring You

    Studi Terbaru Penularan Covid-19, Ahli Khawatir Ancaman Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman17 Juli 2023Updated:17 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Manusia terbukti telah menularkan virus penyebab Covid-19 ke rusa liar-ekor putih. Hal itu terungkap dalam studi terbaru yang dilakukan Layanan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tumbuhan Departemen Pertanian Amerika Serikat (AS).

    Disebutkan, sejak akhir 2021 sampai awal tahun 2022, terjadi lebih dari 100 kali kasus penularan. Infeksi menyebar luas di kawasan rusa, dan setidaknya dalam tiga kasus, peneliti menduga manusia tertular virus dari rusa.

    Studi itu juga menemukan, banyak lineage virus Corona, seperti Alfa, Delta, dan Omicron bersirkulasi di antara kawanan rusa, setelah kontak dengan manusia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dengan adanya temuan terbaru itu, diduga rusa bisa menjadi reservoir atau tempat tumbuh dan berkembang biaknya virus dalam jangka panjang. Yang bahkan bisa memungkinkan virus bersembunyi dan berpotensi bermutasi menjadi lebih berbahaya.

    Ilmuwan mengkhawatirkan, virus-virus yang berkembang biak di reservoir tersebut kembali menular ke manusai dan memicu gelombang infeksi yang parah.

    Meski, skenario itu masih teori.

    Di sisi lain, ancaman penyebaran infeksi antarmanusia diakui masih berpotensi besar terjadi, karena manusia adalah inang pilihan bagi virus tersebut.

    “Semakin banyak spesiesnya dan semakin banyak penularan yang terjadi maka semakin besar risiko munculnya varian baru,” kata Dokter Hewan di University of Guelph di Kanada Scott Weese, dikutip dari CNN International, Senin (17/7/2023).

    “Namun, sulit untuk mengatakan apakah rusa merupakan risiko besar dalam skema besar pada saat ini, ujar Scott.

    Di sisi lain, pemerintah AS berencana untuk melanjutkan dan memperluas survei terhadap hewan untuk mengawasi bagaimana virus menyebar melalui populasi hewan.

    Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan, risiko penularan Covid-19 dari hewan peliharaan atau hewan liar rendah. Namun, tetap menyarankan agar kelompok tertentu, seperti pemburu, mengambil tindakan pencegahan khusus untuk lebih menurunkan risiko mereka.



    Artikel Selanjutnya


    Riset: Tidur Cukup Perpanjang Perlindungan Vaksin Covid-19 Cs

    (dce)


    Inspirasi Kamu Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.