Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Stasiun Luar Angkasa Bakal Jatuh 1,5 Tahun Sebelum Hancur
    Insight News

    Stasiun Luar Angkasa Bakal Jatuh 1,5 Tahun Sebelum Hancur

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Juli 2024Updated:26 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) akan “ditendang” dari orbitnya pada 2030. Proses ISS “jatuh” dari orbit diperkirakan membutuhkan waktu selama 18 bulan.

    Manajer Program ISS Dana Weigel menjelaskan prosedur berlangsung antara 12-18 bulan. Para kru akan berada di kapal selama mungkin untuk menjaganya tetap baik.

    “Rencananya adalah kru akan meninggalkannnya enam bulan sebelum re-entry [jatuh ke atmosfer BUmi], saat ISS mencapai ketinggian 220 kilometer [dari permukaan Bumi],” ujar dia dikutip dari Futurism, Kamis (25/7/2024).

    “Kemudian saat waktu yang tepat, akan melakukan serangkaian tindakan kompleks…selama beberapa hari untuk melakukan de-orbit ISS,” imbuh Weigel.

    SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, dikontrak untuk mengembangkan kendaraan yang akan menarik ISS keluar dari orbit sebagai prosedur penghancuran Stasiun Luar Angkasa. Kontrak NASA itu bernilai hampir US$1 miliar atau Rp 16,2 triliun.

    Kapal kargo milik SpaceX, Dragon akan menarik ISS dari orbit asli. Dragon akan ditingkatkan agar bisa memenuhi kebutuhan NASA nantinya.

    Khusus untuk misi, Dragon akan dilengkapi bagasi yang bisa menamping tangki propelan, mesin, avionik, pembangkit listrik dan perangkat keras termal.

    NASA belum menentukan lokasi pendaratan sisa ISS nanti. Salah satu pilihan adalah Samudra Pasifik Selatan, karena tempatnya yang luas.

    Weigel mengatakan kemungkinan puing-puing ISS akan jatuh ke laut pada awal Januari 2031. Ini menyusul rencana untuk akhir operasional pada akhir 2030.

    “Rencana normal atau akhir kehidupan pada akhir tahun 2030, artinya ISS akan jatuh ke laut pada Januari 2031,” jelasnya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Elon Musk Cuma Bawa Rp30 M, Bukti Investasi Teknologi RI Tak Menarik?





    Next Article



    Roket Raksasa SpaceX Hilang di Langit, Ini Penampakannya



    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.