Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Startup Fintech Raih Modal Rp 4,6 Triliun di Tengah Badai PHK
    Insight News

    Startup Fintech Raih Modal Rp 4,6 Triliun di Tengah Badai PHK

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 Desember 2022Updated:1 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Akulaku menjadi salah satu startup yang meraup pendanaan jumbo tahun ini. Terhitung, dua kali dalam setahun mereka menerima suntikan dana dengan jumlah fantastis, yakni dari Siam Commercial Bank Plc, dan Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG).

    Suntikan dana dari Siam Commercial Bank datang awal tahun ini, dengan total pendanaan baru sebesar US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,5 triliun.

    Tambahan modal dari salah satu bank terbesar di Thailand itu mengikuti putaran pendanaan US$ 125 juta (Rp 1,78 triliun) pada tahun 2021 yang dipimpin bersama dengan perusahaan investasi multi-aset Hong Kong Silverhorn Group, ungkap Akulaku dalam sebuah pernyataan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tambahan modal ini akan memungkinkan perusahaan yang berbasis di Jakarta untuk lebih memperluas jangkauan geografis di seluruh Asia Tenggara, kata Chief Executive Officer William Li dalam pernyataannya.

    Sementara dana dari MUFG baru saja diberikan. Akulaku mendapat pendanaan sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun bank terbesar di Jepang itu.

    Ini adalah bagian dari investasi strategis. Akulaku dan MUFG berencana untuk berekspansi ke pasar dan produk baru bersama-sama pada tahun 2023, demikian dikutip dari Techcrunch, Kamis(29/12/2022).

    Sebagai bagian dari investasi strategis MUFG, Akulaku telah setuju untuk bekerja sama dengan perusahaan MUFG di Asia Tenggara dalam bidang teknologi, pengembangan produk, pembiayaan, dan distribusi.

    MUFG akan fokus untuk mengembangkan kehadirannya di wilayah tersebut. Awal tahun ini MUFG telah membeli unit Home Credit BV Filipina dan Indonesia seharga 596 juta euro. Akulaku juga merupakan pemilik saham pengendali di Bank Neo Commerce.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bos Decacorn: Bulan Penentuan Hidup Mati Startup Ada di 2023

    (dem/dem)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.