Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink Sah Masuk Indonesia, Warga RI Bisa Langganan Langsung
    Insight News

    Starlink Sah Masuk Indonesia, Warga RI Bisa Langganan Langsung

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 April 2024Updated:4 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Starlink telah mengantongi izin beroperasi di Indonesia dan mulai beroperasi menyediakan layanan internet ke konsumen akhir lewat kerja sama dengan penyelenggara jasa interkoneksi internet (network access provider) lokal. Sambungan perdana Starlink dimulai dengan uji coba di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara setelah Lebaran.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa jadwal uji coba internet Starlink di IKN masih dibicarakan. Namun, ia memastikan bahwa Starlink bisa langsung menyediakan internet ke konsumen dalam skema B2C.

    Ia menegaskan Starlink telah mengikuti semua regulasi yang sama dengan perusahaan internet lainnya sebelum diberikan izin beroperasi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Yang jelas bisnisnya harus fair, level of playing field-nya harus fair, semua harus ikuti regulasi yang ada,” kata Menkominfo, Rabu (3/4/2024). [Starlink] dia nanti B2C [business to consumer] .”

    Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Wayan Toni Supriyanto memaparkan bahwa Starlink diperkirakan mulai uji coba layanan di IKN setelah Lebaran.

    Starlink mengajukan dua izin operasi di Indonesia yaitu sebagai penyedia VSAT dan sebagai penyelenggara internet (ISP).

    “Jadi mereka ada kemungkinan sudah comply untuk internet. Dia bekerja sama dengan NAP. Mungkin belum selesai PKS-nya [perjanjian kerja sama],” katanya.

    Dia menjelaskan Starlink berencana beroperasi secara nasional. Untuk layanan VSAT, perusahaan milik Elon Musk tersebut sudah membangun hub dan infrastruktur lainnya.

    Namun, Wayan menegaskan bahwa perusahaan yang mengelola layanan Starlink di Indonesia adalah perusahaan yang berdomisili di Indonesia, bukan Starlink global.

    “Jadi beda loh Starlink global dan Indonesia. Mereka global ya Starlink aja, kalau Starlink Indonesia pemegang izin VSAT dan ISP nanti jadi dia seperti penyelenggara di Indonesia lainnya,” katanya.

    Starlink Indonesia nantinya tetap membeli perangkat stasiun bumi dan akses internet ke Starlink, kemudian digunakan untuk mendukung layanan VSAT dan ISP mereka.

    “Beli internetnya ke Starlink global, jangan disamakan dengan mereka, makanya harus membangun hub di sini,” kata Wayan.



    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.