Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink Masuk RI, XL Axiata Bilang Belum Adil
    Insight News

    Starlink Masuk RI, XL Axiata Bilang Belum Adil

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Juni 2024Updated:6 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Emiten telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (EXCL) melihat kehadiran layanan internet berbasis satelit Elon Musk Starlink belum adil dan harus diregulasi oleu pemerintah.

    Group Head Corporate Communications & Sustainability XL Axiata Reza Mirza mengatakan, pemerintah semestinya mengatur soal mekanisme Business to Consumer (B2C) yang dijalankan oleh Starlink. Pasalnya, dengan ini, Starlink masuk ke area bisnis yang sama dengan XL dan perusahaan telekomunikasi lainnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Tapi untuk B2C nah itu harus same playing field. Dan pemerintah harus memastikan juga. Supaya sama karena kalau nggak kan dampak terhadap industri kan pasti cukup besar ya,” jelas Reza saat ditemui, Rabu, (5/6/2024).

    Saat ditanya tentang apakah sejauh ini pemerintah sudah menerapkan level playing field yang sama untuk B2C, Reza dengan tegas menjawab pihaknya belum mendapat info apa pun dari pemerintah.

    XL melihat Starlink sebagai new technology yang harusnya bisa dikolaborasikankan. Sehingga pihaknya memohon juga kepada pemerintah supaya Starlink itu paling tidak juga melakukan kerja sama.

    “Jadi tidak direct langsung ke end user gitu. Karena kalau direct langsung ke end user itu dampaknya juga besar buat industri lah,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Reza menegaskan pihaknya terbuka untuk berkolaborasi dengan Starlink di kemudian hari.

    Sebelumnya, Masuknya Starlink ke Indonesia sempat dikhawatirkan akan mengancam operator di dalam negeri. Namun, pemerintah memastikan Starlink akan mendapatkan perlakuan sama dengan perusahaan lokal.

    “Untuk Starlink, kami membuka diri karena ingin menciptakan level of playing field yang sama kepada semua perusahaan telekomunikasi. Tentu saja selama mereka mengikuti aturan dan regulasi yang ada di Indonesia,” kata Menteri Kominfo, Budi Arie dalam Profit CNBC Indonesia, Kamis (18/4/2024).

    “Kami tidak berikan favoritism, kami memberikan fair treatment kepada semua perusahaan di sektor telko,” imbuhnya.

    Dia mengharapkan kehadiran raksasa teknologi, termasuk Starlink, dapat memberikan transfer ilmu pengetahuan. Jadi bisa meningkatkan kompetisi dan persaingan pelaku usaha lokal di tingkat global.



    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.