Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink Buat Kiamat Makin Dekat, Peneliti Temukan Tandanya
    Insight News

    Starlink Buat Kiamat Makin Dekat, Peneliti Temukan Tandanya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Juni 2024Updated:20 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Teknologi internet berbasis satelit milik SpaceX, Starlink disebut berdampak buruk bagi ozon. Dalam sebuah temuan, megakonstelasi satelit itu disebut dapat menghambat pemulihan atmosfer.

    Temuan itu berasal dari studi yang dilakukan para peneliti University of Southern California. Dampak buruk ini dihasilkan satelit yang tidak berfungsi lagi.

    “Hanya dalam beberapa tahun terakhir banyak orang akan berpikir ini mungkin jadi masalah. Kami jadi salah satu tim pertama yang melihat dampak dari fakta-fakta ini,” kata peneliti Joseph Wang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para peneliti memperkirakan satelit yang terbakar saat masuk kembali ke Bumi bisa menghasilkan polutan berbahaya ke atmosfer, dikutip dari Futurism, Rabu (19/6/2024).

    Polutan berbahaya yang dimaksud termasuk juga aluminium oksida. Para peneliti juga menyebut satelit tersebut bisa berkontribusi pada penipisan ozon secara signifikan.

    Penelitian ini dilakukan dengan memperkirakan dampak polutan pada lingkungan sekitar. Mereka juga mempelajari logam umum yang digunakan dalam pembangunan satelit berinteraksi satu sama lain.

    Hasilnya terdapat peningkatan alumunium di atmosfer sebanyak 30% pada 2022. Selain itu, para peneliti menemukan satelit sebesar 550 pon menghasilkan 66 pon nanopartikel aluminium oksida saat masuk ke Bumi.

    Aluminium yang dihasilkan itu ternyata baru 30 tahun kemudian turun ke stratosfer. Secara total, konstelasi Starlink yang terus bertumbuh bisa meningkatkan 646 persen kadar aluminium oksida di atmosfer dibandingkan tingkat alami.

    Para peneliti menekankan perlunya penelitian lanjutan soal dampak yang disebutkan dalam penelitian ini. Mereka menyebutkan masih adanya kurang pemahaman soal dampak lingkungan masuknya satelit ke Bumi.

    “Dampak lingkungan masuknya satelit masih kurang dipahami. Seiring dengan meningkatnya jumlah yang masuk, penting melakukan eksplorasi lebih jauh kekhawatiran dalam penelitian ini,” jelas para peneliti.




    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.