Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink Bisa Dipakai Internetan di RI, Kominfo Tekankan Ini
    Insight News

    Starlink Bisa Dipakai Internetan di RI, Kominfo Tekankan Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Februari 2023Updated:21 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Starlink, perusahaan layanan internet satelit milik Elon Musk, mengumumkan memiliki layanan roaming global. Artinya masyarakat di negara manapun termasuk Indonesia bisa mengakses layanan tersebut.

    Menanggapi hal ini, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Jerry Mangasas Swandy menjelaskan perlu diskusi lebih lanjut untuk layanan roaming tersebut. Diskusi terkait regulasi dan teknis di industri dengan regulator.

    “Terkait ini perlu diskusi lebih lanjut terhadap regulasi dan teknisnya di industri bersama Kominfo sebagai regulator,” kata Jerry kepada CNBC Indonesia, Selasa (21/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dihubungi terpisah, Direktur Telekomunikasi Ditjen PPI Kementerian Kominfo, Aju Widya Sari menjelaskan perlu pendalaman atas pengumuman layanan roaming global Starlink. Ini dilakukan terkait penyediaan layanan tersebut dan kewajiban atas ketentuan regulasi di tanah air.

    “Dalam hal Starlink mengumumkan layanan roaming global, diperlukan pendalaman atas penyediaan layanannya dan wajib mengikuti ketentuan regulasi di Indonesia,” kata Aju.

    Aju juga menjelaskan ada dua regulasi terkait layanan roaming atau jelajah. Pertama terdapat pada PM Kominfo Nomor 1 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi.

    Disebutkan bahwa penyelenggara layanan bisa melakukan layanan roaming dengan kerja sama bersama penyelenggara di negara lain.

    Sementara itu ketentuan kedua pada PM Kominfo Nomor 24 Tahun 2013 tentang Layanan Jelajah (Roaming) Internasional. Yakni penyelenggara layanan harus memberikan informasi benar, jelas dan transparan soal tarif dan jenis layanan pada para pelanggannya.

    Starlink dilaporkan telah mengirimkan email pada sejumlah pelanggan soal keberadaan layanan roaming global itu. Dalam pesan yang diterima, paket berlangganan dibanderol US$200 atau Rp 3 juta per bulan.



    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.