Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink 3 Tahun Mohon Izin Jualan di RI Tapi Tolak Bayar Karyawan
    Insight News

    Starlink 3 Tahun Mohon Izin Jualan di RI Tapi Tolak Bayar Karyawan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juni 2024Updated:13 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Perlu proses panjang hingga Starlink bisa beroperasi di Indonesia. Kementerian Kominfo mengungkapkan izin usahanya telah dibuat sejak 2021 namun baru tiga tahun kemudian operasional resmi dilakukan.

    “Dari regulasi, kami tidak pernah membedakan izin Starlink dan lain. Kalau kami memberikan karpet merah, itu nggak terbukti, karena izin usahanya kami tahan 3 tahun dari April 2021,” kata Ketua Tim Perizinan Telekomunikasi, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (DJPPI) Kominfo Falatehan, dalam sebuah kesempatan, Rabu (12/6/2024).

    Starlink memiliki dua izin operasional di Indonesia. Yakni Izin Penyelenggaraan Telekomunikasi untuk Layanan Jaringan Tetap Tertutup Media VSAT pada 6 Aprll 2024 dan Layanan Akses Internet(ISP) pada 21 April 2024.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia menceritakan SpaceX sempat enggan membuka perusahaan di RI. Perusahaan milik Elon Musk tersebut hanya ingin Starlink beroperasi di Indonesia tanpa merekrut tenaga kerja.

    Namun seiring berjalannya waktu, Starlink mau membuat perusahaan serta mau ikut regulasi yang ada di Indonesia. Akhirnya izin usaha bagi perusahaan izin di tanah air.

    “Kami ketemu mereka sudah mungkin puluhan kali, dari mereka tidak mau mempunyai PT, hanya mau melayani Indonesia saja, dengan segala macam cara akhirnya, mereka punya PT, mereka ikut regulasi Indonesia dan sampai mereka terbit izin,” ujar Falatehan.

    Starlink memang diketahui memiliki perusahaan di Indonesia. Namun dari informasi yang diungkapkan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, hanya ada tiga orang yang terdaftar sebagai tenaga kerja Starlink. Modal disetor Starlink juga “hanya” Rp 30 miliar.

    Ini terungkap dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI beberapa waktu lalu. Dia tak memberikan informasi detil terkait operasional perusahaan di tanah air.

    “Saya takut nanti akhirnya melahirkan multi interpretasi,” kata dia.




    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.