Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Spesifikasi Peluncur Roket Hamas Bikin Tank Israel Ringsek
    Insight News

    Spesifikasi Peluncur Roket Hamas Bikin Tank Israel Ringsek

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Oktober 2023Updated:11 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Perang Hamas dan Israel pecah beberapa hari lalu. Dilaporkan berbagai senjata digunakan dalam pertempuran itu.

    Salah satunya Hamas diduga menggunakan peluncur roket anti-tank M136 saat menyerang Israel. Senjata itu ternyata buatan Amerika Serikat (AS) dan sudah tersedia sejak 1987 lalu.

    Senjata itu memiliki berat 6,7 kg. Sementara kaliber senjata berukuran 84mm dan proyektilnya 84 x 462 mm.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengutip Military Today, Rabu (11/10/2023), M136 didesain berdasarkan senjata AT4. Namun desain dan spesifikasi mendapatkan beberapa modifikasi.

    Sebelumnya Angkatan Darat AS ingin perbaikan ergonomis pada AT4, misalnya adanya peredam kejut karet pada moncong, susunan sling baru hingga pembidik baru.

    Tampilan M136 memang hampir sama seperti AT4, mulai dari indikator, pita emas di sekeliling larasnya. Namun senjata baru itu akhirnya memiliki peredam kejut karet yang keras, tidak seperti pendahulunya.

    Selain itu, perbedaan keduanya adalah optik yang digunakan. AT4 menggunakan alat bidik dari SAAB-Bofors, sementara M136 berasal dari sejumlah perusahaan AS yang berbeda.

    Misalnya teleskopik standard pada rel MIL-STD-1913 M136 adalah dari termal pasif Raytheon AN/PAS-13E, serta laser dan penglihatan untuk malam hari L3/Insight AN/PEQ-15. Selain itu penglihatan malam PVS-4, penglihatan inframerah PAQ-4A, dan penglihatan laser PEQ-2 juga kompatibel.

    M136 pertama kali digunakan dua tahun setelah diproduksi, yakni pada invasi AS ke Panama tahun 1989. Berikutnya digunakan pula pada Perang Teluk Persia tahun 1991.

    Senjata itu banyak digunakan dalam sejumlah pertempuran lain sepanjang 1990-an hingga 2000-an. Penggunaannya menegaskan M136 dapat digunakan melawan semua kendaraan lapis baja.

    Military Today juga mencatat Alliant TechSystems telah memproduksi 300 ribu unit M136 pada 2016. Ini dilakukan untuk militer AS maupun ekspor. Sementara harganya sendiri mencapai US$1.480.


    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.