Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»SpaceX Startup AS Paling Berharga, Serharga Ratusan Unicorn
    Insight News

    SpaceX Startup AS Paling Berharga, Serharga Ratusan Unicorn

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – SpaceX milik miliarder Elon Musk siap menjadi startup Amerika Serikat yang paling berharga. Dikabarkan nilai valuasi SpaceX naik menjadi lebih dari US$125 miliar atau sekitar Rp 1.831 triliun dalam penjualan saham yang sedang berlangsung di pasar sekunder.

    Saham yang dipasarkan sekitar US$72, melonjak dalam penilaian sejak Oktober lalu, ketika saham SpaceX dijual masing-masing US$56 setelah stock split 10-1 dan menghargai perusahaan roket itu U$100 miliar.

    Tidak ada saham baru yang diterbitkan dalam penawaran sekunder, tetapi perusahaan mengindikasikan kepada investor bahwa mereka mungkin melakukannya akhir tahun ini, kata salah satu sumber, dikutip dari Reuters, Rabu (18/5/2022).

    Penjualan saham tersebut dapat memberi valuasi pada SpaceX lebih dari US$125 miliar, melampaui raksasa fintech Stripe, yang kini ditaksir bernilai US$115 miliar dalam penjualan sekunder.

    Tidak dapat diketahui berapa banyak saham yang telah tersedia untuk dijual oleh perusahaan. Umum bagi perusahaan swasta yang bernilai tinggi menawarkan saham di pasar sekunder untuk memperkenalkan likuiditas bagi investor dan karyawan awal.

    Belum dapat ditentukan apakah CEO Elon Musk, yang memiliki 44% SpaceX dan menandatangani kesepakatan senilai US$44 miliar untuk mengakuisisi Twitter, termasuk di antara penjual. Musk juga merupakan pendiri dan CEO Tesla.

    Dalam bisnis padat modal, SpaceX telah mengumpulkan US$ 337,4 juta pada bulan Desember dan US$ 1,16 miliar dalam pembiayaan ekuitas April lalu, menurut pengajuan peraturan.

    Perusahaan ini bersaing dengan perusahaan luar angkasa milik Jeff Bezos, Blue Origin dan miliarder Richard Branson’s Virgin Galactic dalam industri yang kini sedang berkembang, yaitu usaha roket komersial.

    SpaceX telah meluncurkan banyak muatan kargo dan astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA), termasuk 19 peluncuran roket selama tahun ini saja.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Dituding Mau ‘Monopoli’ Luar Angkasa, Ini Respons Elon Musk

    (Intan Rakhmayanti Dewi/dem)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.