Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sisa Umur Matahari Terungkap, Siap-siap Warga Bumi!
    Insight News

    Sisa Umur Matahari Terungkap, Siap-siap Warga Bumi!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 September 2022Updated:18 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Matahari diperkirakan berusia 4,6 miliar tahun. Diperkirakan pusat tata surya itu akan bertahan hingga 10 miliar tahun dan dalam proses menuju akhir kehidupannya, Matahari mengalami beberapa fase.

    Bagian luar Matahari akan menyusut di bagian luarnya dan membesar hingga menyentuh orbit Mars. Dalam prosesnya Bumi akan tertelan, dengan catatan jika masih ada karena diperkirakan planet ini hanya akan bertahan hingga 1 miliar tahun lagi.

    Tahun 2018 sejumlah peneliti memprediksi proses kematian Matahari. Yakni Nebula akan menjadi gelembung gas dan debu yang bercahaya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ketika sebuah bintang mati, akan mengeluarkan gas dan debu dikenal sebagai selubung ke luar angkasa. Selubung itu bisa mencapai setengah dari masa bintang. Ini akan mengungkapkan inti bintang yang pada titik ini masih berjalan, kehabisan bahan bakar, lalu mati,” kata salah satu penulis makalah dari Universitas Manchester dan astrofisikawan Albert Ziljstar, dikutip Science Alert.

    Menurutnya akan ada selubung sinar keluar dari inti panas Matahari. Kejadian 10 ribu tahun lagi itu akan menjadi saat Nebula terlihat.

    Futurism juga menuliskan prediksi keadaan Bumi saat Matahari mati. Saat itu masyarakat baru menyadari Matahari “menghilang” 8,5 menit kemudian.

    Bulan dan planet lain yang memantulkan cahaya Matahari juga akan menjadi gelap. Suhu Bumi akan anjlok secara bertahap saat Matahari mati. Suhu di bawah 0 derajat Celcius pada minggu pertama, anjlok menjadi -100 derajat Celcius di tahun pertama. Jutaan tahun berikutnya akan menjadi -240 derajat Celcius.

    Dampak kematian Matahari juga akan terlihat pada makhluk hidup lain. Proses fotositesis bakal terhenti dan tanaman ikut mati. Sebagian besar spesies bertahan sebelum akhirnya musnah.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Akhirnya NASA Buka Suara Soal Matahari Terbit dari Barat


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.