Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sisa Umur Matahari Sudah Dihitung, Ahli Ungkap Nasib Manusia
    Insight News

    Sisa Umur Matahari Sudah Dihitung, Ahli Ungkap Nasib Manusia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Juni 2024Updated:12 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Usia Matahari terungkap. Para peneliti berhasil meramalkan nasib manusia nantinya.

    Menurut mereka, Matahari berusia lima miliar tahun dan sekarang pusat tata surya itu tengah berada dalam fase paruh baya. Seiring berjalannya waktu, Matahari akan berdampak besar pada kehidupan di Bumi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Misalnya siklus karbon melambat, membuat banyak tumbuhan tak bisa bertahan dan akan menghancurkan rantai makanan.

    Bumi akan berubah tidak bisa lagi menjadi tempat habitat tumbuhan. Ramalan para ahli menyebutkan peristiwa tersebut akan terjadi 600 juta tahun lagi.

    Makin bertambahnya usia, Matahari juga akan lebih panas. Dalam 1 miliar tahun diperkirakan suhunya 10% lebih panas dari sekarang, dikutip dari IFL Science.

    Pada akhirnya, efek rumah kaca akan meningkat dan lautan menguap serta mengakibatkan kekeringan. Bumi tak akan berbeda dari tetangganya Venus yang memang dikenal panas.

    Diperkirakan Bumi akan melelehkan benda di dalamnya. Termasuk bukan lagi tempat manusia untuk hidup di masa depan.

    Tata surya juga akan terbagi menjadi planet yang masuk dan terlempar menjauh dari Matahari. Bumi jadi salah satu yang ‘dimakan’ Matahari.

    “Bumi dan Mars kemungkinan akan berputar masuk ke matahari, sementara planet lainnya akan terdorong ke luar,” kata laporan Iflscience, dikutip Selasa (11/6/2024).

    Kemungkinan nantinya hanya Jupiter, planet terbesar di tata surya yang akan bertahan. Dalam simulasi, kejadian ini akan terjadi dalam 30 miliar tahun dan selama 10 miliar tahun diperkirakan tiga planet lenyap.

    Planet terakhir akan bertahan di tata surya selama 100 tahun. Ini jauh lebih lama dibandingkan usia alam semesta yang hanya tinggal 13,8 miliar tahun lagi.




    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.