Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Simak! Ini Riset Terbaru Soal Vaksin Covid-19 Booster Pfizer
    Insight News

    Simak! Ini Riset Terbaru Soal Vaksin Covid-19 Booster Pfizer

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Mei 2022Updated:21 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Belum lama ini Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS) atau CDC merilis studi baru mengenai dosis booster vaksin mRNA yakni Pfizer dan Moderna. Hasilnya kemanjuran vaksin berkurang secara substansial pada bulan keempat setelah diberikan.

    Sebagai informasi, studi tersebut berdasarkan lebih dari 241.204 kunjungan Unit Gawat Darurat (UGD) dan 93.408 rawat inap pada orang tua dengan penyakit mirip Covid-19 dari 26 Agustus 2021 hingga 22 Januari 2022.

    Perkiraan kemanjuran vaksin dengan cara membandingkan peluang tes Covid-19 positif pada pasien yang telah divaksin dan tidak. Peneliti juga menggunakan metode statistik untuk mengontrol waktu, wilayah geografis, serta menyesuaikan usia, tingkat penularan lokal serta karakteristik pasien seperti penyakit komorbid.

    Selama periode varian Omicron, kemanjuran vaksin pada bagian UGD atau kunjungan perawatan darurat Covid-19 sebesar 87% dalam dua dua bulan setelah booster diberikan. Akhirnya turun ke level 66% pada bulan keempat, dikutip dari Straits News, Jumat (20/5/2022).

    Hal serupa juga terjadi pada pasien yang dirawat karena Covid-19. Dalam dua bulan pertama setelah pemberian booster, kemanjurannya mencapai 91%, tetapi turun di bulan keempat menjadi 78%.

    “Temuan bahwa perlindungan yang diberikan oleh vaksin mRNA berkurang dalam beberapa bulan setelah menerima dosis vaksin ketiga memperkuat pentingnya pertimbangan lebih lanjut dari dosis tambahan untuk mempertahankan atau meningkatkan perlindungan,” kata tim peneliti.

    Sementara itu Anthony Fauci, penasihat medis utama Presiden AS mengatakan dosis keempat mungkin diperlukan bagi sekelompok orang. Vaksin lanjutan itu bisa meningkatkan respons kekebalan yang lebih lemah, seperti pada kelompok orang tua dan orang dengan komorbid.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Melihat Keampuhan 3 Dosis Vaksin Sinovac Lawan Omicron

    (npb)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.