Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Siapa Orang di Balik Starlink Indonesia? Ini Jawaban Tim Hukum
    Insight News

    Siapa Orang di Balik Starlink Indonesia? Ini Jawaban Tim Hukum

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Mei 2024Updated:3 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Starlink resmi beroperasi di Indonesia. Kabarnya juga perusahaan internet berbasis satelit milik Elon Musk itu juga buka kantor di tanah air.

    Namun hingga sekarang belum diketahui siapa saja yang mengisi manajemen perusahaan di Indonesia. Pihak Tim Legal Starlink Indonesia ditanya terkait hal ini usai pertemuan dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) pada Rabu (30/5/2024).

    “Bisa didownload di Kementerian AHU [Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM],” kata Krishna di kantor KPPU, Rabu (29/5/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Tetapi tentu untuk teknis nanti akan bekerja sama dengan orang-orang Indonesia, karyawan Indonesia memang sebenarnya sudah ada,” imbuhnya.

    Dalam kesempatan itu, Krishna juga memastikan kanal layanan pelanggan telah tersedia di website resmi Starlink. “Sudah ada, silakan dicek di webnya,” ungkap Krishna.

    Starlink juga harus menghadapi sejumlah isu bersamaan dengan mulai beroperasinya layanan di tanah air. Termasuk soal harga promo perangkat yang tadinya Rp 7,8 juga menjadi Rp 4.680.000.

    Menurutnya harga khusus itu diperbolehkan oleh hukum. Krishna juga memastikan perusahaan tak melakukan praktik predatory pricing.

    “Sama sekali tidak ada predatory pricing. Promosi yang dilakukan starlink hal wajar yang diperbolehkan oleh hukum,” ungkapnya.

    Selain itu dia juga menjawab terkait Network Operation Center (NOC) yang dikabarkan belum tersedia. Krishna membantah kabar tersebut.

    Dia mengatakan NOC bersamaan dengan semua infrastruktur yang diwajibkan telah disediakan pihak Starlink di Indonesia. Begitu juga dengan tempat memblokir konten ilegal dan terkait keamanan. Semua itu bisa dilakukan langsung dari Indonesia.

    “Itu miskomunikasi, perijinan termasuk NOC, pusat data, pengendali trafik, gateway station sudah ada di Indonesia. Sudah diperiksa Kominfo, tidak sekali beberapa kali,” ungkap Krishna.

    Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika menjelaskan bahwa bisnis Starlink di Indonesia dikelola oleh PT Starlink Indonesia, entitas yang berbeda dengan Starlink yang beroperasi secara global.



    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.