Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Siap-siap! TikTok Basmi Konten Cewek Joget Seksi
    Insight News

    Siap-siap! TikTok Basmi Konten Cewek Joget Seksi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Januari 2023Updated:3 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – TikTok merupakan platform media sosial yang menyajikan beragam konten, salah satunya konten joget. Bahkan, banyak gaya joget yang lahir dari TikTok dan menjadi viral di mana-mana.

    Namun, agaknya perusahaan dari China tersebut bakal lebih menyaring platformnya agar konten-konten yang menjurus ke arah seksual tidak muncul sebagai rekomendasi.

    Melalui blog resminya, TikTok sesumbar pihaknya telah menjalankan pembaruan yang secara otomatis mengidentifikasi konten seksual eksplisit, menjurus, atau berisiko. Artinya, bisa jadi konten joget dengan gaya seksi sedikit saja bakal kena sistem saringan TikTok.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Tujuan kami untuk mengindentifikasi konten-konten ‘menjurus’ agar tidak muncul sebagai rekomendasi pencarian untuk akun-akun remaja,” begitu tertera pada blog resminya.

    Dalam 30 hari terakhir, TikTok mengatakan sudah mencegah lebih dari 1 juta konten bernada seksual untuk muncul di rekomendasi akun remaja, terutama di rentang usia 13 hingga 17 tahun.

    Hal ini berarti konten-konten menjurus tersebut tidak serta-merta diblokir dari TikTok. Sebab, ada beberapa konten menjurus yang tidak melanggar pedoman komunitas, tetapi tidak cocok untuk audiens yang lebih muda.

    Menurut TikTok, model yang diperbarui lebih akurat dan efisien dalam mengidentifikasi konten yang mungkin tidak sesuai dengan semua umur. Ini sangat penting mengingat popularitas platformnya di kalangan remaja.

    Dengan mengidentifikasi dan menghapus jenis konten ini secara lebih efektif, TikTok bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan ramah keluarga bagi audiens yang lebih muda.

    “Kami membuat kemajuan untuk mengurangi rekomendasi konten berisiko atau sugestif secara keseluruhan dan sekarang meluncurkan langkah berikutnya yang kami harapkan dapat meningkatkan deteksi konten semacam itu, sehingga menciptakan pengalaman yang lebih sesuai dan nyaman untuk akun remaja, “kata TikTok dalam posting blog, dikutip dari Android Headlines, Selasa (3/1/2023)

    Tak hanya TikTok, platform lain seperti Instagram juga mencoba menyaring konten garis batas pedoman. Meski, secara historis sebenarnya sulit bagi sistem otomatis untuk konsisten mendeteksi konten yang lebih “dewasa” dan tidak mengandung ketelanjangan eksplisit.

    Hal ini karena batas antara “batas menjurus” dan konten yang dapat diterima bersifat subjektif. Perusahaan perlu memastikan bahwa model baru ini adil dan tidak menghapus konten secara tidak adil, sehingga merugikan para kreator konten.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Jangan Pernah Upload Konten Ini di Tiktok, Kena Take Down

    (tib/fab)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.