Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Shopee-Tokopedia Terancam, Fitur Baru WhatsApp Bawa ‘Bahaya’
    Insight News

    Shopee-Tokopedia Terancam, Fitur Baru WhatsApp Bawa ‘Bahaya’

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Juli 2023Updated:1 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Aplikasi pesan instan, WhatsApp, semakin serius mengembangkan fitur-fiturnya untuk menopang bisnis UMKM lokal.

    Fitur ‘Business’ yang akan mempermudah pengusaha lokal menjajakan produknya itu pun akan menghantam layanan para pemain e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia.

    Manajemen WhatsApp pun telah mengumumkan dua fitur baru yang telah dikembangkan untuk bisnis UMKM.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pertama, sinkronisasi iklan dari Whatsapp ke Facebook, dan kedua adalah pesan berbayar yang memungkinkan penjual mengirim pesan yang dipersonalisasi ke pelanggan.

    “Kami berharap fitur-fitur ini mampu mendukung UMKM lebih maju lagi. Teknologi yang sudah ada dan yang tidak berbayar akan mencari lebih banyak customer lagi dan maintain customer lama,” kata Country Director Meta Indonesia, Pieter Lydian, dalam acara WhatsApp MSME Summit 2023 “Naik Kelas Bersama WhatsApp”, Rabu (27/6/2023).

    Untuk fitur pertama, pengguna hanya perlu menggunakan akun WhatsApp Business dan tidak perlu berpindah aplikasi untuk membuat iklan jualannya.

    Saat pengguna Facebook dan Instagram mengklik iklan, maka akan langsung diarahkan langsung ke WhatsApp penjual. Mereka bisa mengajukan pertanyaan, menelusuri produk, dan melakukan pembelian.

    Fitur ini akan tersedia secara bertahap ke pengguna WhatsApp Business. Saat ini sudah ada UMKM yang punya akses iklan ke platform keluarga Meta tersebut.

    Adapun fitur kedua, untuk pesan berbayar dapat dipersonalisasi ke pelanggan. Pesan bakal berisi nama pelanggan, termasuk juga jadwal pengiriman pesan.

    Public Policy Manager WhatsApp Esther Samboh mengatakan fitur pesan berbayar masih dalam fase pengembangan awal. Hanya beberapa UMKM terpilih yang bisa menggunakannya.

    “Nanti kalau sudah ada kabar lebih lanjut kami akan update lagi,” kata Esther.



    Artikel Selanjutnya


    Shopee-Tokopedia Bisa Panik, TikTok dan RI Makin ‘Bestie’

    (luc/luc)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.