Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Setop Akun Palsu di Twitter
    Insight News

    Setop Akun Palsu di Twitter

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 November 2022Updated:14 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk menjanjikan pada pengiklan akan mengubah platform Twitter. Yakni dengan menjadikan kekuatan kebenaran dan menghentikan akun palsu.

    Janji tersebut terjadi setelah GM, General Mills, dan Mondelez International Inc menarik iklan dari twitter. Mereka khawatir pemilik baru raksasa jejaring sosial itu bisa melonggarkan aturan moderasi konten.

    Dalam sebuah perbincangan pada hari Rabu yang menampilkan Musk, sejumlah merek lain juga memantaunya yakni Wendy’s Co, Chick-fil-A, General Motors Co, dan Ford Motor Co.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Musk menyalahkan penurunan besar-besaran pendapatan Twitter kepada koalisi kelompok hak-hak sipil yang meningkatkan tekanan pada pengiklan. Yang  menangguhkan iklan secara global setelah melakukan PHK dari setengah jumlah total pegawainya.

    “Saya mengerti jika orang ingin memberikan waktu sebentar,” kata Musk soal merek yang menjeda iklan mereka, dikutip dari Reuters, Kamis (10/11/2022).

    “(Namun) cara terbaik melihat bagaimana segala sesuatunya berkembang adalah dengan menggunakan Twitter”.

    Sebelumnya, Musk dilaporkan akan membebankan biaya pada akun bercentang biru atau terverifikasi. Layanan tersebut masuk dalam paket Twitter Blue berbayar.

    Dia mengatakan akun berlangganan Twitter Blue dengan tanda centang biru akan menjadi lebih penting dan menonjol. Pengguna akan berfokus pada unggahan dari pengguna terverifikasi dan mengabaikan konten berkualitas rendah lainnya.

    Layanan tersebut akan mencegah akun spam, yang menurut Musk tidak mau untuk membayar langganan.

    “Ada perbedaan besar antara kebebasan berbicara dan kebebasan menjangkau,” kata Musk, dan menambahkan Twitter akan membatasi visibilitas konten kebencian.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Tolak Permintaan Twitter untuk Percepat Sidang

    (npb/npb)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.