Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Setengah Pengguna Internet Ternyata Bot, Manusia Tersingkir!
    Insight News

    Setengah Pengguna Internet Ternyata Bot, Manusia Tersingkir!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Mei 2023Updated:19 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengguna internet ternyata tidak semuanya manusia. Laporan dari firma riset Imperva menyebutkan hampir setengah pengguna internet adalah bot.

    Laporan bertajuk ‘Bad Bot Imperva 2023’ menyebutkan 47,4% dari semua trafik internet berasal dari bot sepanjang 2022. Jumlah tersebut meningkat 5,1% dari tahun sebelumnya, dikutip dari laman Imperva, Jumat (19/5/2023).

    Adapun pengguna internet organik yang benar-benar manusia mengalami penurunan, yakni sebesar 52,6%. Presentase itu menurun ke level terendah selama 8 tahun terakhir.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Volume lalu lintas bot jahat secara global bertumbuh menjadi 30,2%. Imperva menjelaskan tingkatan tersebut jadi yang tertinggi sejak laporan dibuat pada 2013.

    Namun ada beberapa negara yang melebihi volume lalu lintas bot secara global. Tertinggi terjadi di Jerman yang mencapai 68,6% dan Irlandia 45,1%.

    Negara tetangga Indonesia, Singapura, berada di peringkat ketiga teratas. Negara tersebut mengalami banyak trafik yang dihasilkan dari bot sebesar 43,1%.

    Laporan yang sama juga menyebutkan jika Safari menjadi pilihan 1 dari 5 bot untuk digunakan tahun lalu. Menurut Imperva, bot berhasil menyamar dan sulit dideteksi karena adanya browser yang diperbarui dan menawarkan pengaturan privasi.

    Bot ini bisa membahayakan bisnis. Ini dikarenakan bot bisa melakukan sejumlah aktivitas jahat, misalnya menyusup akun, pencurian data, spam, hingga menyebabkan penurunan pada layanan online.

    Imperva juga mencatat terdapat miliaran dolar yang hilang tiap tahunnya karena serangan otomatis ini. Kejadian tersebut menimpa kepada situs web, infrastruktur, API dan aplikasi organisasi.




    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.