Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Seram, Tiap Hari Setengah Juta Aplikasi Penipuan Baru Muncul
    Insight News

    Seram, Tiap Hari Setengah Juta Aplikasi Penipuan Baru Muncul

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 November 2023Updated:25 November 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Aplikasi penipuan ternyata sangat mudah dibuat. Satu jam adalah waktu yang diperlukan untuk membuat perangkat lunak berbahaya yang dapat mengakses kamera, pesan, panggilan, penyimpanan, mikrofon, lokasi, kontak dari ponsel korban.

    Fakta lain pun dibeberkan: dengan waktu yang relatif singkat, pemburu ancaman dunia maya Ngo Minh Hieu dari Pusat Keamanan Siber Nasional Vietnam, menemukan lebih dari setengah juta aplikasi malware semacam itu dibuat setiap harinya.

    Hieu menyebut pembuatan malware merupakan hal yang lumrah sehingga terdapat alat yang tersedia untuk umum, yang dikenal sebagai perangkat lunak sumber terbuka, yang dapat digunakan oleh penipu untuk membuat aplikasi mereka secara otomatis.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ini biasanya merupakan langkah pertama bagi sebagian besar peretas saat ini,” kata Hieu, seperti dilansir dari Channel News Asia (CNA), dikutip Sabtu (25/11/2023).

    Menurut Hieu, pembuatan aplikasi malware mirip seperti mangkuk salad yang dibuat sendiri, di mana peretas dapat memilih fitur apa yang diinginkan untuk aplikasinya, seperti akses ke pesan korban, dan mendapatkan produk akhirnya dalam waktu satu jam.

    “Sumber daya peretasan dan penipuan juga mudah ditemukan di aplikasi perpesanan Telegram, tempat pengembang berbagi tip dan trik,” jelasnya.

    Hieu menyebut, bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman teknis, mendapatkan aplikasi malware semudah berbelanja di platform e-commerce eBay. Penipu dapat menggunakan Telegram untuk berlangganan “malware as a service” atau “phishing as a service“, yang berarti dengan biaya US$300 hingga US$500, mereka dapat mengakses malware pilihan mereka selama sebulan.

    Hieu sendiri mengetahui satu atau dua hal tentang cara kerja penipu malware karena ia sempat menjadi pelaku hal tersebut. Pada usia 14 tahun, ia melakukan peretasan “hanya untuk bersenang-senang” dan ketika berusia 16 tahun, dia mulai menghasilkan uang dengan mencuri rincian kartu kredit, yang membantu mendanai pendidikan perguruan tinggi di Selandia Baru.

    “Ada juga insiden penting yang menargetkan politisi atau jurnalis tertentu untuk mencuri informasi,” kata Hieu. “Dibutuhkan banyak uang dan waktu untuk berinvestasi atau meneliti kerentanan ini (melalui telepon).”

    Ia menyebut aplikasi malware itu bisa mempengaruhi Android, Windows atau iOS. “Fitur keamanan ponsel tidak akan pernah bisa mengejar 100 persen tingkat pembuatan malware. Setiap hari, saya menemukan lebih dari setengah juta malware baru,” katanya.

    Sementara itu, menurut data Otoritas Keamanan Informasi negara, Vietnam mengalami peningkatan penipuan online sebesar 64% pada paruh pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan jumlah insiden dalam lima tahun terakhir terkait dengan malware.

    Menurut Dewan Teknologi Global, banyaknya aktivitas penipuan telah menjadikan Vietnam sebagai salah satu dari 10 pusat kejahatan dunia maya terbesar di dunia.



    Artikel Selanjutnya


    9 Cara Tahu Link Berbahaya atau Tidak, Cek Biar Tak Terjebak

    (dce)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.