Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Segini Uang Pesangon CEO Intel Pat Galsinger Usai Dipaksa Pensiun
    Insight News

    Segini Uang Pesangon CEO Intel Pat Galsinger Usai Dipaksa Pensiun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Desember 2024Updated:4 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pat Galsinger tetap mendapatkan pesangon setelah dipaksa mundur dari posisinya sebagai CEO Intel. Besarannya mencapai US$9,7 juta (Rp 154,8 miliar).

    Pesangon itu terungkap dalam pengajuan pasar saham perusahaan. Gelsinger disebut memenuhi syarat pembayaran pesangon dari tiga bagian, dikutip dari The Register, Rabu (4/12/2024).

    Pesangon itu terdiri dari 18 bulan gaji pokok sekarang sebesar US$1,25 juta (Rp 19,9 miliar) atau setara US$1,875 juta (Rp 29,9 miliar). Adapula 1,5 kali lipat dari target bonus sebesar 275% dari gaji pokok menjadi US$5,16 juta (Rp 82,3 miliar).

    Gelsinger juga tercatat bisa membawah 11/12 bonus tahunan pada 2024. Jumlahnya mencapai US$2,9 juta (Rp 46,2 miliar).

    Selain pesangon, Gelsinger juga memiliki saham yang cukup besar di Intel dan VMWare. Nilainya diperkirakan lebih dari US$80 juta (Rp 1,2 triliun).

    Gelsinger mengundurkan diri pada 1 Desember 2024. Anggota dewan komisaris perusahaan merasa rencananya gagal dalam membawa pertumbuhan bagi perusahaan. 

    Akhirnya mereka memberikan dua pilihan pada Gelsinger, antara pensiun atau dipecat. Intel juga telah mendapatkan penggantinya di kursi CEO.

    Untuk jangka pendek, pimpinan Intel akan dikerjakan David Zinsner selaku EVP dan CFO, serta Michelle Johnston Holthaus yang merupakan CEO Intel Products. Keduanya akan tetap sebagai CEO hingga pengganti Galsinger ditemukan.

    Selama setahun terakhir, kondisi intel memang terus memburuk. Perusahaan berusaha tetap bertahan dengan melakukan PHK ribuan pegawai hingga meminta subsidi ke pemerintah Amerika Serikat (AS).

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Peran Teknologi Robotik & AI Dukung Industri 4.0 Indonesia


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.