Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Segini Ongkos Menambang 1 Bitcoin di Indonesia, Masih Cuan?
    Insight News

    Segini Ongkos Menambang 1 Bitcoin di Indonesia, Masih Cuan?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Juli 2022Updated:7 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sudah menjadi rahasia umum bahwa aktivitas “penambangan” mata uang kripto (cryptocurrency), termasuk Bitcoin, mengandalkan sejumlah perlengkapan komputer yang terdiri dari banyak kartu pengolah grafis (GPU).

    Tak heran biaya penambangan kripto ini tergolong tidak murah, apalagi membutuhkan daya listrik yang cukup besar.

    Pakar penambangan di 911 Metallurgist memutuskan untuk menemukan negara termurah dan termahal untuk menambang mata uang kripto. Untuk menentukan biaya menambang cryptocurrency yang berbeda di seluruh dunia, mereka menghitung kebutuhan listrik dan biaya listrik untuk menambang Bitcoin di 200 negara dan 50 negara bagian AS.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebagai pembanding, harga pasar Bitcoin yang digunakan adalah US$20.551,92.

    Dari daftar yang dirilis oleh 911 Metallurgist, Kuwait, menjadi negara dengan biaya menambang Bitcoin terendah yakni US$1,393 atau sekitar Rp 20,9 juta per 1 Bitcoin. Dari biaya yang dikeluarkan tersebut, profit atau keuntungan yang didapat sebesar US$19,135 atau sekitar Rp 287 juta.

    Sementara itu, biaya termahal menambang Bitcoin ada di negara Venezuela. Untuk menambang 1 Bitcoin membutuhkan US$ 246,530 atau sekitar Rp 3,7 miliar. Sayangnya bukan untung malah buntung yang akan didapat jika menambang di negara ini, yakni kerugiannya mencapai US$-226,000.

    Lalu bagaimana dengan Indonesia?

    Menurut laporan, Indonesia berada di peringkat ke-54 dengan biaya menambang per 1 Bitcoin mencapai US$21,307 atau sekitar Rp 320 juta. Sama seperti Venezuela, biaya yang dipatok untuk menambang 1 Bitcoin tidak menghasilkan untung, yang ada malah rugi US$-777 atau sekitar Rp 11,65 juta.

    [Dexpert.co.id]

    (dem)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.