Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sederet Fakta Pesawat Boeing 737-800 yang Jatuh di China
    Insight News

    Sederet Fakta Pesawat Boeing 737-800 yang Jatuh di China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Maret 2022Updated:23 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pada hari Senin (21/3/2022) pagi, sebuah pesawat di China jatuh. Pesawat Eastern Airlines yang membawa 132 orang itu berjenis Boeing 737-800. Pesawat itu telah hadir cukup lama. Menurut LifeMag, 737-800 mulai hadir pada tahun 1998.

    CNN Internasional menuliskan pesawat jenis ini merupakan yang paling umum dari jet Boeing yang sekarang beroperasi. Ada 4.502 pesawat dari jenis pesawat ini yang beroperasi di seluruh dunia, ungkap perusahaan analisis penerbangan Cirium.

    Di Amerika Serikat (AS), 737-800 digunakan sebanyak 795 unit. Di sana pesawat itu digunakan oleh American Airlines, Delta Airlines, Southwest Airlines, serta United Airlines.

    Sementara itu terdapat 1.177 unit di China. Pesawat ini juga merupakan model lama yang telah digantikan oleh 737-Max, dikutip Rabu (23/3/2022).

    Laman resmi Boeing menuliskan pesawat 737-800 memiliki maksimum seats 189. Mesin yang digunakan untuk pesawat adalah CFM-56.

    Pesawat tersebut memiliki panjang 39,5 m, bagian wingspan 35,8 m, dan tinggi 12,5 m. Kapasitas penumpangnya maksimal mencapai 189 seats.

    Boeing 737-800 tidak memiliki sistem MCAS, sistem augmentasi karakteristik manuvers. Sistem ini yang terlibat dalam dua kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airline pada 2018 serta 2019.

    Lifemag menuliskan penyebabnya adalah penutup mesin yang lebih besar ditempatkan lebih jauh ke depan dari model Max.

    Sementara itu, penyebab kecelakaan di China belum terungkap. Pesawat itu telah beroperasi sejak tahun 2015 dan dioperasikan oleh China Eastern Airlines.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.